Surya/

Berita Gresik

VIDEO - Tembak Anak di Bawah Umur, Pria di Gresik ini Mengaku Tak Sengaja

"Saya gak sengaja menembaknya Pak Polisi. Pistolnya tiba-tiba meletus sendiri," ujar tersangka Pronda Dwi Pramanca.

SURYA.co.id | GRESIK- Pronda Dwi Pramanca (30) mengaku tersulut emosi saat mobilnya di salip korban berinisial AW sembari menggeber gas motor di Jalan Raya Arif Rahman Hakim.

Tanpa basa-basi tersangka mengejar korban dan menghentikannya di pinggir jalan.

Sempat terjadi adu mulut antara tersangka dengan korban.

Tersangka mengambil pistol Air Soft Gun tipe replika Glock 26 dari tasnya.

Niat hati ingin memberi pelajaran, entah disengaja atau tidak tiba-tiba pistol Air Soft Gun meletus dan peluru yang terbuat dari bahan plastik itu mengenai wajah korban.

"Saya gak sengaja menembaknya Pak Polisi. Pistolnya tiba-tiba meletus sendiri," ujar tersangka Pronda Dwi Pramanca ke penyidik Satreskrim Polres Gresik, Senin (17/4/2017).

Kasatreskrim Polres Gresik, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Adam Purbantoro menyatakan perbuatan tersangka bisa membahayakan nyawa korban.

Pihaknya bakal menindak tegas bagi siapa saja yang menyalahgunakan pistol Air Soft Gun.

"Pistol Air Soft Gun hanya digunakan untuk olahraga. Meski bukan jenis senjata api (senpi) apabila pistol itu disalahgunakan sangat berbahaya, bisa menyebabkan orang meninggal," ungkap AKP Adam Purbantoro.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help