Lifestyle

Lasik, Cara Efektif Normalkan Mata Rabun

Reksi pun bercerita, sejak masih duduk di bangku SD, dia memang sering main game online bersama teman-temannya.

Lasik, Cara Efektif Normalkan Mata Rabun
surya/sudarma adi
Pemeriksaan dan pengobatan mata dengan metode Laser Assisted Insitu Keratomileusis (Lasik). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Keinginan Reksi Raditya (19) untuk mendaftar sebagai polisi sangat kuat.

Remaja yang saat ini adalah mahasiswa di Universitas Islam Lamongan (Unisla) ini sudah kedua kalinya berusaha mendaftar sebagai polisi.

Namun tekad menempuh pendidikan polisi itu tak berjalan mulus, karena dia punya satu kendala utama, yakni mata minus.

Padahal, kesiapan fisik, termasuk kondisi mata normal, menjadi syarat utama agar bisa diterima di kepolisian.

Reksi pun bercerita, sejak masih duduk di bangku SD, dia memang sering main game online bersama teman-temannya.

Keseringan bermain game online, memengaruhi penglihatan matanya.

Dia lalu menyadari bahwa penglihatannya tak setajam dulu saat duduk di bangku SMPN 2 Lamongan.

"Kalau melihat jauh kok nggak jelas. Setelah diperiksa, ternyata kedua mata saya minus 1,5," ujarnya, Kamis (13/4/2017).

Karena sedikit abai dengan kondisi matanya, dia tak menyadari jika rabun jauhnya semakin parah atau matanya semakin besar ukuran minusnya.

Dia baru menyadari ketika sudah lulus SMAN 1 Lamongan pada tahun lalu, dan bermaksud mendaftar pendidikan polisi di Polres Lamongan.

Halaman
12
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help