Surya/

Lifestyle

Ini Alasan Utama Penderita Mata Rabun Pakai Metode Lasik harus Berusia 18 Tahun

Salah satu syarat utama adalah si pasien minimal harus berusia di atas 18 tahun.

Ini Alasan Utama Penderita Mata Rabun Pakai Metode Lasik harus Berusia 18 Tahun
surya/sudarma adi
Pasien menjalani pemeriksaan mata. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski metode Laser Assisted Insitu Keratomileusis (Lasik) merupakan cara efektif untuk menormalkan penglihatan mata, namun ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan.

Salah satu syarat utama adalah si pasien minimal harus berusia di atas 18 tahun.

Kepala Unit Surabaya Advanced Lasik Center (SLAC) RS Mata Undaan, Larasati SKep menjelaskan, kondisi usia sangat berpengaruh pada bisa tidaknya memakai Lasik.

"Sebelum usia 18 tahun, bola mata masih terus berkembang. Kalau pasien sudah me-Lasik matanya pada usia sebelum 18 tahun, maka cara ini sia-sia karena bola mata yang berkembang menjadikan rabun lagi. Makanya, harus ditunggu sampai usianya cukup dan kondisi bola mata stabil," paparnya, Kamis (13/4/2017).

Tak hanya itu saja, penderita rabun mata juga menghindari cara Lasik ini pada ibu hamil dan menyusui.

Pasalnya, pada kondisi ini faktor hormonal sangat tinggi dan itu memengaruhi kondisi mata.

Selain itu, iritasi mata dan glaukoma juga belum diperbolehkan menggunakan Lasik, karena bisa memperparah sakit pada mata.

"Maka dari itu, kondisi tubuh dan mata harus sehat dan stabil agar bisa dilakukan Lasik," pungkasnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help