Surya/

Berita Banyuwangi

‎Di Banyuwangi, Kampanye Pernikahan Ideal Melalui Generasi Berencana

Tercatat di Banyuwangi pernikahan usia 15 - 19 tahun pada tahun 2014 ada 22 persen dari total angka pernikahan.

‎Di Banyuwangi, Kampanye Pernikahan Ideal Melalui Generasi Berencana
surya/haorrahman
Kampanye aksi generasi berencana (GenRe) ini digelar menarik lewat berbagai atraksi seni di Taman Blambangan Banyuwangi, Minggu (16/4/2017) malam. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Selain pencanangan Kampung Keluarga Berencana, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), juga melakukan kampanye pernikahan usia ideal di kalangan remaja di Banyuwangi.‎

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Surya Chandra Surapaty mengatakan Indonesia diperkirakan akan mengalami bonus demografi pada kurun tahun 2012-2045.

Peristiwa yang terjadi hanya satu kali dalam sejarah perjalanan bangsa ini, menurut dia bisa menjadi berkah ataupun musibah.

"Remaja merupakan SDM yang akan mengisi dan memainkan peran yang sangat penting saat Indonesia memasuki era bonus demografi pada beberapa tahun ke depan ini. Kalau kualitas pemuda kita baik, bangsa ini bisa melesat. Namun sebaliknya bila mentalnya berkualitas rendah, maka menjadi musibah bagi masa depan kita," ujar Surya saat membuka aksi Genre 2017 di Banyuwangi, Senin (17/4/2017).

Kampanye itu dikemas dalam aksi generasi berencana (GenRe) ini digelar menarik lewat berbagai atraksi seni di Taman Blambangan Banyuwangi, Minggu (16/4) malam.

Surya menyebutkan sejumlah problema remaja saat ini. Yakni pernikahan usia anak, seks pra nikah, hingga konsumsi narkoba.

"Ini tiga hal masalah remaja yang harus dihindari. Remaja Indonesia harus say no to sex pra nikah, pernikahan usia anak (perempuan di bawah 21 tahun, laki-laki di bawah 25 tahun), dan narkoba," kata Surya.

Surya pun menyebutkan adanya angka kelahiran pada usia perempuan 15 - 19 tahun tercatat mencapai 48 persen di Indonesia.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya melakukan sejumlah langkah, salah satunya kampanye yang dikemas dalam aksi Genre, yakni generasi yang mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik dan sehat.

"Kampanye gencar kita lakukan di tingkatan bawah, melibatkan siswa, mahasiswa usia remaja. Ini agar mereka bisa melangsungkan pendidikan dengan terencana, berkarier dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan. Aksi ini kami gelar di berbagai kota di Indonesia mengingat pentingnya masalah ini," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help