Berita Gresik

Akper Gresik Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Setelah SK Kemenristekdikti Turun

Akper Pemkab Gresik berencana membuka penerimaan mahasiswa baru apabila SK dari Kemenristekdikti telah turun. Kapan?

Akper Gresik Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Setelah SK Kemenristekdikti Turun
surabaya.tribunnews.com/Mohammad Romadoni
Kepala UPT Akper Pemkab Gresik, Lestari Sudaryanti. 

SURYA.co.id | GRESIK- Kepala UPT Akper Pemkab Gresik, Dr Lestari Sudaryanti mengaku masih membutuhkan waktu untuk merampungkan penyusunan draft Berita Acara Serah Terima (BAST) terkait progres penggabungan (Merger) antara Akademi Keperawatan (Akper) Pemkab Gresik ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Airlangga Surabaya (Unair).

“Tinggal merampungkan draft Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sekarang masih kami siapkan. Semoga Bulan Mei 2017 bisa beres semua,” ujar Kepala UPT Akper Pemkab Gresik, Dr Lestari Sudaryanti kepada SURYA, Senin (17/4/2017).

Dr Lestari Sudaryanti menjelaskan setelah menyelesaikan BAST pihaknya akan melakukan peresmian Merger Akper Pemkab Gresik kepada pihak Unair.

Di sela-sela kegiatan itu, lanjut Lestari, pihaknya juga masih menanti turunnya SK dari Kemenristekdikti tentang kepengurusan baru Akper Gresik ke pihak Unair.

“Nah, kalau sudah peresmian dan menerima SK Kemenristekdikti, kemudian kita melakukan penerimaan mahasiswa baru,” ungkapnya.

Berapa target penerimaan mahasiswa baru Prodi Keperawatan DIII yang akan didapat?

Pihaknya akan mengusahakan Prodi Keperawatan yang banyak peminatnya itu untuk menjaring mahasiswa baru asal Kota Pudak atau dari luar daerah sebanyak-banyaknya.

“Ya, tidak ada target pasti berapa nanti mahasiswa yang akan masuk Prodi Keperawatan Unair Surabaya di Gresik. Namun yang jelas kami berupaya untuk memberikan yang terbaik, dan menghadirkan pendidikan kesehatan untuk masyarakat Kota Gresik dan sekitarnya,” imbuhnya.

Namun sayangnya, Akper Gresik yang akan berubah nama menjadi Prodi Keperawatan Unair Surabaya di Kota Gresik itu baru membuka satu program studi saja. Padahal, menurutnya pihak Unair telah menyiapkan dana yang besar apabila diberi kesempatan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk membuka fakultas Keperawatan di Gresik.

Diketahui lahan di Akper Gresik sangat terbatas sekitar 7035 meter persegi dan hanya cukup menampung untuk satu Prodi saja. Sementara, untuk membuka fakultas yang terdiri dari berbagai Prodi itu dibutuhkan lahan yang lebih luas. Oleh sebab itu, pihak Unair berharap Pemkab Gresik dapat memberikan lahan yang luas untuk Unair membangun gedung baru.

“Pihak Unair hanya meminta bantuan ke Pemkab Gresik untuk menyediakan lahan saja. Untuk biaya pembangunan Unair sudah menyiapkan dana yang besar untuk membangun Fakultas kesehatan yang berkulitas berkreditasi A,” ucapnya.

Ditambahkannya, kalender akademik tahun 2017-2018 Akper Gresik akan segera berubah diri menjadi Program Studi (Prodi) Diploma III Keperawatan Unair Surabaya di kampus Kota Gresik.

“Semoga ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang anaknya ingin berkuliah di bidang kesehatan,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help