Berita Regional

Ayah Pembunuhan Satu Keluarga di Medan : Kalau Ketemu Warga Sudah Mati Si Andi Lala Itu. . .

Ia berharap polisi segera mereka ulang pembunuhan Riyanto dan istri dan dua anaknya, Sri Ariyani, Naya dan Gilang Laksono

Ayah Pembunuhan Satu Keluarga di Medan : Kalau Ketemu Warga Sudah Mati Si Andi Lala Itu. . .
tribun medan
Wagiman, ayah Riyanto, korban pembunuhan satu keluarga di Medan. 

SURYA.co.id | MEDAN - Wagiman marah bercampur kesal saat mendengar Andi Lala, otak pembunuhan putranya, Riyanto dan anggota keluarganya ditangkap polisi, Sabtu (15/4/2017) dinihari.

"Mungkin, kalau ketemu sama masyarakat sudah mati dia itu," katanya.

Ia mengaku lega dengan keseriusan polisi untuk mengungkap kasus pembunuhan keluarga putranya itu.

Satu per satu para pelaku yang terlibat pembunuhan keluarga Riyanto terungkap.

Lebih dulu tertangkap Roni (21) dan Andi Syahputra (25), keponakan Andi Lala.

Pria beruban itu tak terdorong untuk mendatangi Polda Sumut yang rencananya bakal memperlihatkan Andi Lala, Minggu (16/4/2017) pukul 10.00 WIB. Wagiman memilih berada di rumahnya.

"Saya tentu ingin memukul Si Andi itu. Kelewatan sekali dia. Anak-anak juga dibunuh," Wagiman menumpahkan kemarahannya, Sabtu (15/4/2017).

Ia berharap polisi segera mereka ulang pembunuhan Riyanto dan istri dan dua anaknya, Sri Ariyani, Naya dan Gilang Laksono, serta ibu mertuanya, Sumarni.

Mereka dibunuh secara sadis oleh Andi Lala Cs di rumah mereka di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Minggu (9/4/2017).

"Mau saya hantam saja rasanya. Tapi bagaimana, sudah ditangani polisi," ucap Wagiman.

Petugas gabungan Polda Sumut, Polda Riau, dan Porles Indragiri Hilir, mencokok Andi Lala di sebuah rumah keluarganya di Jalan Lintas Rengat, Desa Pekan Tua, Kempes, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (15/4/3017) dini hari. (Tribun Medan/Array Anarcho)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help