Surya/

Berita Malang Raya

Ada Kecelakaan di Perbatasan Pujon, Polisi Tiba-tiba Tembakkan Senjatanya, Ada Apa?

Anggota polisi Sabhara Polres Kota Batu terpaksa menembakkan senjatanya saat ada kecelakaan di perbatasan Pujon Ngantang. Ada apa?

Ada Kecelakaan di Perbatasan Pujon, Polisi Tiba-tiba Tembakkan Senjatanya, Ada Apa?
surya/ist
Mobil box yang dikemudikan oleh AG sempat dihajar massa. Kini mobil itu diamankan di Polres Batu, Minggu (16/4). 

SURYA.co.id | BATU - Anggota polisi Sabhara Polres Kota Batu terpaksa menembakkan senjatanya ke atas untuk membubarkan massa di perbatasan Pujon Ngantang, Minggu (16/4/2017).

Ini karena massa menghadang dan menghajar sopir mobil box plat nomor N 9572 CI yang melarikan diri karena menabrak pejalan kaki.

Awalnya, sopir mobil box itu menyerempet bus Bagong, mengenai spion bus itu. Namun sopir mobil box tidak berhenti.

Lantas warga dan petugas Sabhara Polres Batu mengejarnya sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasubag Humas Polres Batu, AKP Waluyo, mengatakan pengejaran terhadap sopir mobil box itu sampai ke arah Payung.

Tak berhenti juga, mobil box itu justru menabrak pejalan kaki yang hendak menyebrang.

Akhirnya sopir bus bisa dihentikan di Sebalo.

"Setelah mobil box berhenti, massa sempat menghajar sopir dan memecahkan kaca mobil box. Akhirnya anggota kepolisian menghentikan massa dengan menembakkan peluru ke udara sekali sebagai peringatan," kata dia ketika dikonfirmasi, Minggu (16/4/2017).

Kondisi korban tabrak lari, atas nama Sukaryaman warga Pujon, mengalami luka yang cukup serius.

Ia mengalami sobek di kepala sepanjang 15 cm, lecet di kaki, dan tulang selangkangan bagian kiri kaki patah.

Saat ini korban berada di RS Hasta Brata.

Sedangkan sopir atas nama AG warga Kabupaten Malang diamankan di Polres Batu.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help