Surya/

Pekan Olahraga Pelajar Nasional

18 Pemanah akan Bawa Nama Jatim di Pekan Olahraga Pelajar Nasional

Mulai dari Banyuwangi, Bojonegoro, Kota dan Kabupaten Blitar, Kota dan Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Tuban, Ponorogo, Sidoarjo dll.

18 Pemanah akan Bawa Nama Jatim di Pekan Olahraga Pelajar Nasional
dya ayu wulansari
Kadispora Jatim, Supratomo bersama atlet peserta seleksi panahan Jatim proyeksi Popnas saat mempraktekkan cara memanah di Lapangan KONI Jatim, Sabtu (15/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Untuk menyongsong gelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 di Semarang, September mendatang, Atlet cabang olahraga (cabor) panahan Jatim proyeksi Popnas mulai diseleksi.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, bekerjasama dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jatim, di Lapangan KONI Jatim, Sabtu (15/4/2017) menggelar seleksi yang diikuti 49 atlet dari beberapa kota/kabupaten di Jatim.

Mulai dari Banyuwangi, Bojonegoro, Kota dan Kabupaten Blitar, Kota dan Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Tuban, Ponorogo, Sidoarjo dan Surabaya, yang nantinya akan diambil 18 atlet untuk mewakili Jatim.

Disampaikan Pelatih panahan Popnas Jatim, Fany Andyanto, dalam seleksi ini atlet akan menjalani tiga kali tes memanah, nantinya rekap tiap tes akan memutuskan siapa atlet yang nantinya lolos dan membela Jatim dan perumusan nilai tiap tes sesuai dengan aturan pengda Perpani Jatim.

"Saat ini dari 18 atlet yang dipilih Jatim sudah memilih 9 atlet seeded (ranking terbaik), dari nomor recurve dan compound, sehingga kami tinggal memilih 9 atlet dari seleksi ini," kata Fany Andyanto, Sabtu (15/4/2017).

Sementara itu, Kadispora Jatim Supratomo yang juga datang dilokasi mengatakan jika saat ini Jatim tengah gencar-gencarnya mengadakan seleksi baik dari cabor panahan atau cabor lainnya.

Hal ini dilakukan untuk, merealisasikan gelar juara umum yang ditargetkan dalam Popnas 2017 mendatang, selain itu juga untuk merebut kembali kajayaan Jatim yang pernah menjadi juara berturut - turut hingga empat kali, yakni tahun 2005, 2007, 2009 dan 2011.

"Popnas tahun ini kami targetkan juara umum, sebab sejak Popnas 2013 lalu, Jatim prestasinya merosot di urutan kedua dan 2015 Jatim justru anjlok di urutan ketiga," ujar Supratomo, Sabtu (15/4/2017).
Untuk mengangkat prestasi Jatim, saat ini Dispora terus melakukan perbaikan dan seleksi secara berkesinambungan dengan bekerjasama dengan seluruh cabor untuk menggelar single event.

"Saat ini kami telah menyebar tim bayangan untuk memanggil atlet terbaik yang ada di daerah-daerah yang terjaring dari Popda di Jember beberapa bulan lalu untuk diseleki lagi di propinsi. Semoga hasilnya membanggakan," jelasnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help