Surya/

Berita Banyuwangi

Jatah Beras Sejahtera Banyuwangi Turun, Ini Penyebabnya

Konsekuensi dari penurunan jatah rastra ini, terdapat 20 kecamatan yang jumlah penerima rastranya menurun.

Jatah Beras Sejahtera Banyuwangi Turun, Ini Penyebabnya
surya/haorrahman
Beras sejahtera di Banyuwangi mulai disalurkan ke tiap kecamatan 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi bersama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mulai melakukan pendistribusian beras sejahtera (rastra).

Pada tahun 2017 ini, terdapat 117.536 keluarga penerima manfaat (KPM) sebagai sasaran rastra, turun dari tahun 2016 yang mencapai 130.596 KPM.

Beras rastra sebelumnya dikenal dengan beras miskin (raskin).

Kepala Bulog Sub Divre Banyuwangi N. Gunadharma mengatakan, pada tahun ini Bulog mendistribusikan rastra sebanyak 21.156 ton.

Setiap bulannya akan didistribusikan sebanyak 1763 ton dimana masing-masing keluarga penerima manfaat akan menerima 15 KG.

“Penyaluran kali ini untuk jatah bulan Januari dan Februari. Harga yang harus ditebus oleh KPM masih sama seperti tahun lalu yakni sebesar Rp. 1.600 per kilogram. Jadi untuk 15 kilogram, mereka cukup membayar Rp 24 ribu,” kata Gunadharma, Jumat (14/4/2017).

Sekretaris Pemkab Djajat Sudrajat mengatakan, penurunan jumlah penerima rastra ini seiring dengan penurunan angka kemiskinan Banyuwangi, yang dari tahun ke tahun trendnya menurun.

Angka kemiskinan Banyuwangi terus turun, sejak 2010 yang 20,09 menjadi 9,17 persen pada 2015.

“Kementerian Sosial telah menetapkan penerima rastra tahun 2017 ini sebesar 117.536 KPM. Angka ini merujuk dari data Basis Data Terpadu yang dirilis oleh TNP2K (tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan),” jelas Djajat.

Konsekuensi dari penurunan jatah rastra ini, terdapat 20 kecamatan yang jumlah penerima rastranya menurun.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help