Lapor Cak

Duh, Depan RSI Jadi Tempat Parkir Liar Setiap Hari

Di depan RSI Wonokromo, jelas-jelas ada rambu larangan parkir. Tapi faktanya, masih banyak kendaraan yang parkir di sana. Nggak kapok-kapok ya...

Duh, Depan RSI Jadi Tempat Parkir Liar Setiap Hari
Surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Sejumlah mobil parkir di depan RSI Wonokromo meski jelas-jelas sudah ada rambu dilarang parkir. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya kerap melakukan razia bagi kendaraan yang parkir sembarangan di tempat yang dilarang.

Namun hal itu rupanya belum membuat jera para pelanggar, di antaranya para pengemudi mobil pribadi, taksi, serta pengemudi angkutan kota yang kerap parkir di depan RSI (Rumah Sakit Islam) Wonokromo, Jl A Yani, Surabaya. 

Masih banyak kendaraan, terutama taksi dan Angkot yang parkir seenaknya di depan RSI. Padahal di lokasi tersebut secara jelas ada rambu larangan parkir untuk setiap kendaraan.

Kenyataanya, setiap hari selalu ada taksi atau Angkot yang parkir di depan RSI. Taksi terlihat berjajar parkir sambil menunggu penumpang. Parkirnya tepat di bawah rambu larangan parkir yang ada di lokasi.

Kadang ada lima atau lebih taksi yang berjajar di parkir di sana. Pemandangan itu hampir dijumpai sepanjang hari.

Selain itu, tidak jauh dari rambu larangan parkir, juga kerap dijumpai Angkot yang berhenti seenaknya di depan halte. Kadang Angkot itu berhenti berjajar hingga dua. Akibatnya, kemacetan lalu lintas tidak terhindarkan. Apalagi, jalan tersebut memang padat dan rawan kemacetan parah.

Jatmiko, salah satu warga Jetis Kulon Surabaya mengaku, setiap hari pada ada taksi atau Angkot yang parkir di depan RSI. Lokasi parkirnya di tempat yang ada rambu larangan parkir.

"Setiap saat selalu ada taksi atau kendaraan lain yang parkir, sudah biasa terjadi. Semua orang juga tahu dan melihatnya," sebut Jatmiko, Jumat (14/4/2017).

Pria yang merupakan karyawan swata ini menuturkan, dirinya belum pernah melihat ada razia atau peneriban dari petugas terkait kendaraan yang parkir di bawah rambu larangan di depan RSI.

"Saya setiap hari berangat dan pulang kerja, ya lewat depan RSI. Selalu ada deretan taksi yang parkir," ucap Jatmiko.

Lawan, warga Ketintang menambahkan, depan RSI memang rawan terjadi kemacetan. Kondisi makin parah jika ada Angkot atau bus kota yang berhenti agak ketengah, maka kemacetan makin parah.

"Di sana (depan RSI) juga ada taksi atau Angkot yang parkir agak lama menunggu penumpang. Tidak hanya berhenti saja, padahal ada rambu larangan," tuturnya.

Dia berharap, ada tindakan tega dar petugas. Karena sudah jelas tempat tersebut tidak boleh dipakai untuk parkir. 

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved