Surya/

Berita Pasuruan

Wakil Ketum DPD PKS Pasuruan Mengaku Senang dan Bersyukur Nadir Dibebaskan

Secara partai, pihaknya memang dirugikan. Artinya, nama PKS sedikit tercoreng paska penangkapan kader ini.

Wakil Ketum DPD PKS Pasuruan Mengaku Senang dan Bersyukur Nadir Dibebaskan
Foto: facebook Nadir Umar
Muhammad Nadir Umar. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Wakil Ketua DPD PKS Kabupaten Pasuruan, M Zaini mengaku sangat bersyukur atas kabar terakhir Muhammad Nadir Umar, kader PKS Kabupaten Pasuruan.
Zaini lega setelah polisi memberikan penjelasan bahwa rekannya di partai dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ini deportan dari Turki melalui Kuala Lumpur, bukan keterlibatannya dengan ISIS atau teroris.

Sebelumnya, Nadir memang sempat dijemput Densus 88 di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Sabtu (8/4/2017) petang.

Sempat beredar kabar bahwa Nadir ditangkap karena diduga terlibat dalam ISIS atapun teroris.
Namun, spekulasi sejumlah pihak ini terpatahkan setelah Mabes Polri memberikan penjelasan tentang penjemputan Nadir, Minggu malam.

Nadir informasinya akan segera dipulangkan ke Pasuruan.

Kepada Surya.co.id Zaini mengatakan, kepergian Nadir ke Turki itu murni untuk misi sosial dan kemanuasian.

Ia menampik bahwa itu merupakan penugasan PKS. Menurutnya, Nadir itu orang yang aktif beroganisasi.

"Bukan tugas partai kok, tapi murni kegiatan sosial. Setahu saya, ia memang aktif di sejumlah kegiatan. Syukur dah, Nadir tidak terbukti bersalah," terangnya.

Zaini mengatakan, bahwa kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi Nadir.

Secara partai, pihaknya memang dirugikan. Artinya, nama PKS sedikit tercoreng paska penangkapan kader ini. Namun demikian, pihaknya tidak ingin mempermasalahkan hal itu lebih panjang.

"Kami tidak lepas tangan, kami langsung membantu dan memberikan advokasi paska ada kabar seperti itu, tidak semena - mena meninggalkannya," jelasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help