Surya/

Berita Surabaya

Pengurus Golkar Jatim Batal Dilantik, Ini Alasannya

Menurut pria yang akrab disapa Setnov tersebut, kepengurusan yang ada di tubuh Golkar Jatim masih belum optimal.

Pengurus Golkar Jatim Batal Dilantik, Ini Alasannya
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Ketua Umum partai Golkar, Setya Novanto menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Golkar Jatim di Gedung DPD I Golkar Jatim, Minggu (9/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya Jawa Timur menunda acara pelantikan pengurus DPD I Jatim.

Penundaan ini merupakan perintah langsung dari ketua Umum Golkar, Setya Novanto.

Sebelumnya, acara pelantikan tersebut rencananya dilakukan sebelum Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Golkar, Minggu (9/4/2017) pagi.

Namun, acara tersebut batal dilakukan dan praktis, agenda pertemuan hanya Rakerda saja.

Menurut pria yang akrab disapa Setnov tersebut, kepengurusan yang ada di tubuh Golkar Jatim masih belum optimal.

Indikator ini, ia dapatkan dari hasil survei, lembaga survei Barometer, yang menempatkan Golkar di Jatim berada di papan tengah.

Dari hasil survei tersebut, Golkar berada di peringkat kelima dengan hanya meraih hasil survei sebesar 3,4 persen. Tertinggal jauh dari partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berada diurutan pertama dengan 36,1 persen.

Sedangkan untuk peringkat kedua hingga keempat, maksing-masing diduduki oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan/PDIP (29,3 persen), Partai Gerakan Indonesiai Raya/Gerindra (6,9 persen), dan Partai Demokrat yang unggul tipis atas Golkar dengan 5,8 persen.

Padahal pada Pemilu tahun 2014 silam, Golkar masih memperoleh suara hingga dua digit dengan mengumpulkan 10,2 persen. Wajar, apabila hasil survei ini menjadi kekawatiran Setnov jelang Pemilu yang rencananya akan berlangsung pada 2019 mendatang.

"Sangat disayangkan bahwa hasil survei menunjukkan bahwa Gokar di Jatim menurun. Bahkan jauh dibandingkan dengan hasil survei dari partai lain," ujar Setnov di hadapan peserta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Golkar di Gedung DPD 1 Golkar Jatim, Minggu (9/4/2017).

Padahal, Setnov menilai bahwa Jatim satu di antara daerah yang menjadi tolok ukur keberhasilan Golkar secara nasional. "Pemilu di Jatim ini menjadi barometer nasional. Sehingga, kalau hasilnya optimal, saya optimis bahwa Golkar secara nasional mampu untuk memenangkan pemilu," tegasnya.

Lebih lanjut, Setnov mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan DPD I Jatim untuk menindaklanjuti rencana pelantikan pengurus di waktu lain.

Setnov telah meminta DPD I untuk membuat beberapa penyegaran, sebelum akhirnya dilantik nanti.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help