Surya/

Berita Banyuwangi

Bupati Anas Mengaku Merinding Dengar "Yaa Lal Wathan" Bergema di Gelora Delta Sidoarjo

"Luar biasa ratusan ribu warga NU mengobarkan semangat cinta tanah air. Merinding dengarnya," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Bupati Anas Mengaku Merinding Dengar
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (pegang mikrofon)di acara Istighitsah Kubro warga NU di GOR Delta Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Istighotsah Kubro sukses digelar Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (9/4/2017).

Istighotsah dihadiri ratusan ribu nahdliyin itu berlangsung khidmat. Acara ini untuk mendoakan keselamatan bangsa.

Tampak ratusan ribu warga NU kompak menyanyikan lagu "Yaa Lal Wathan".

Lautan manusia menggemakan lagu yang kerap diputar di acara-acara NU tersebut.

"Luar biasa ratusan ribu warga NU mengobarkan semangat cinta tanah air. Merinding dengarnya," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang sempat merekam dan mengunggah video momen tersebut di akun Instagram-nya, @azwaranas.a3.

Lagu "Syubbanul Wathan" atau "Yaa Lal Wathan" adalah ciptaan kiai kharismatik dan salah seorang pendiri NU, KH Wahab Hasbullah, pada 1934.

Lagu tersebut berisi anjuran cinta kepada Tanah Air, membela bangsa dari segala macam tantangan dan rongrongan.

Menurut Anas yang juga mantan ketua umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), saat ini bangsa Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya tenun kebangsaan yang berpotensi tercerai-berai.

Dia menyebut upaya merongrong Indonesia tidak akan berhasil, karena negeri ini terus dijaga oleh orang-orang di dalamnya, termasuk warga NU.

"Kami sebagai warga NU manut, tunduk taat, samina wa athona, kepada kiai-kiai yang selalu memerintahkan untuk menjaga bangsa, menjaga NKRI," ujar Anas yang juga ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur tersebut.

Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help