Surya/

Berita Banyuwangi

Festival Kali Bersih 2017, Wisata Sekaligus Mempercantik Sungai di Banyuwangi

Di acara itu, juga disebar 5.000 benih ikan nila emas ke sungai. Ini agar nantinya masyarakat juga bisa memanfaatkan ikan.

Festival Kali Bersih 2017, Wisata Sekaligus Mempercantik Sungai di Banyuwangi
surya/haorrahman
Festival Kali Bersih 2017, di Sungai Dam Durahhman, Dusun Cungkingan, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pemkab Banyuwanyi kembali mengangkat tema sungai dalam ajang wisata Banyuwangi Festival. Pada tahun 2017 ini, kembali digelar Festival Kali Bersih, sebuah festival yang ingin menjadikan sungai sebagai bagian penting wajah daerah. Kali dalam bahasa setempat berarti sungai.

Peluncuran Festival Kali Bersih ini digelar, Sabtu (8/4/2017), di Sungai Dam Durahhman, Dusun Cungkingan, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, dan dibuka oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Mengawali Festival Bupati Anas menyusuri sungai yang nampak bersih menggunakan perahu.

Anas juga menebarkan benih ikan nila merah sebanyak 5000 ekor ke dalam sungai yang juga telah disulap cantik dengan warna warni di sepanjang plengsengannya.

"Saya sengaja memilih sungai di Desa ini karena tadinya kotor. Warga menggunakannya untuk berbagai aktivitas. Kita ingin kebiasaan ini berubah " kata Anas.

Anas mengatakan, menjadikan sungai sebagai elemen penting dari sebuah daerah bukanlah hal yang mudah. Upaya itu membutuhkan waktu, mengingat budaya masyarakat yang masih menjadikan sungai sebagai pembuangan limbah.

Festival pun dipilih Anas sebagai salah satu cara, karena sifat festival yang identik dengan hal menyenangkan, dan diharapkan bisa menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi.

"Edukasi memang harus dilakukan terus menerus. Kita ingin warga aktif menjaga kebersihan sungai, bahkan ikut mempercantiknya," terang Anas.

Sejumlah dam di Banyuwangi pun mulai bersolek lewat program Banyuwangi Berwarna. Dam dan pintu air dicat menarik yang akhirnya mulai berubah menjadi destinasi wisata baru. Di antaranya Dam Gembleng, Srono, Dam BLC Cluring, dan Dam Setail Genteng. Selain dam, Banyuwangi juga telah mempercantik sungai yang melintasi kotanya, di antatanya Sungai Lo.

"Berkat dam dan sungai dipercantik dan ramai sebagai tempat wisata, membuat warga sekitar akhirnya jadi malu buang sampah dan limbah sembarangan di sungai. Apalagi kita telah pasang CCTV di titik tertentu dekat sungai yang melewati wilayah padat penduduk," ujar Anas.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help