Surya/

Berita Sumenep Madura

Pabrik Tahu di Sumenep Meledak, Seorang tewas, 3 Luka Parah, begini Kronologinya

Korban meninggal dunia yakni Jansen Ade Irawan (12) anak Saruki pemilik pabrik tahu.

Pabrik Tahu di Sumenep Meledak, Seorang tewas, 3 Luka Parah, begini Kronologinya
surya/mohammad Rivai
Dua korban luka dirawat di Puskesmas Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Kamis (6/4/2017). 

SURYA.co.id | SUMENEP - Peristiwa menggemparkan terjadi di Sumenep, Madura. Sebuah pabrik tahu milik Abdu dan Saruki, warah Dusun Karongkong, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Madura, meledak.

Akibatnya satu orang meninggal dunia, sedangkan 3 orang korban lainnya luka parah, dan kini dalam perawatan intensif Puskesmas Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Kamis (6/4/2017) sekitar pukul 14.00 Wib.

Korban meninggal dunia yakni Jansen Ade Irawan (12) anak Saruki pemilik pabrik tahu.

Sedangkan korban luka yakni Dayat (40) pekerja asal Kabupayen Situbondo, dan Sahmuni (34) juga karyawan pabrik warga Dusun Kerongkong, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Sumenep. Keduanya menderita luka bakar pada bagian wajah dan bahu sebelah kanan. Korban berilutnya, IIk (9) asal Dusun Kerongkong, Desa Matanair, Sumenep. Ia menderita luka lebam pada bagian wajahnya.

"Korban meninggal dunia, setelah dilakukan visum at repertum, selanjutnya diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan, sedangkan korban luka dalam perawatan tim medis," ujar Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora melalui Kasubag Humas, AKP Suwardi, Kamis petang (6/4/2017).

Dikatakan, kronologis kejadian tersebut bermula ketika para pekerja tengah melakukan aktifitasnya membuat tahu di pabrik yang saat itu dilakukan oleh dua pekerja yakni Dayat dan Sahmuni. Pada saat itu, Jansen Adi Irawan anak Saruki si pemilik pabrik tahu dan temannya Iik juga melihat proses pembuatan tahu.

Pada saat proses pembuatan tahun tengah berlangsung, tiba-tiba tabung uap pabrik tahu meledak.

Dentuman tabung gas yang memekakkan telinga itu juga memercikkan api dan mengenai kedua pekerja. Bahkan ledakan tabung uang pabrik tahu menimpa Jansen Adi Irawan yang tepat berada di sisi katup tabung gas hingga korban terlempar, termasuk teman perempuannya Iik pun terlempar akibat serpihan ledakan tabung gas.

" Korban Jansen Adi Irawan meninggal dunia dengan luka di pipi, pelipis kiri, telinga kiri, lengan tangan kanan, lengan belakang kiri, paha bagian dalam kanan kiri, pinggang belakang dan tengkuk belakang telinga kiri," beber Suwardi.

Menurutnya, dugaan kecelakaan hingga meledaknya tabung pabrik tahu karena adanya kesalahan teknis. Karena pabrik tahu tang baru berumur satu hari memiliki tabung uap diameter 90cm x 1 itu diduga masih belum terpasang dengan baik. Sehingga ketika dioperasikan tutup tabung lepas hingga uap air panas meledak dan mengenai korban serta merusak bangunan kayu.

" Tabung uapnya terlempar sekitar 6 meter ke arah barat lokasi pabrik," jelasnya.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berusaha menbantu korban yang bergelimpangan dengan melarikan korban ke puskesmas Pandian, Kecamatan Kota Sumenep.

Lokasi pabrik tahu berada di sebelah selatan rumah Abdu yang masih kerabat Saruki. Keduanya kerjasama membuka usaha pembuatan tahu dengan Saruki yang masih baru mulai pada Rabu (5/4/2017). Kedua pekerja yakni Dayat dan Sahmuni pemandu pembuatan tahu yang sengaja didatangkan pemilik pabrik tahu Abdu dan Saruki.

" Kami masih meminta keterangan saksi-saksi termasuk pemilik pabrik dan warga sekitar yang melihat langsung kejadian ini," pungkasnya.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help