Lapor Cak

Abaikan Keselamatan, Penunggang Motor Cilik ‘Bergentanyangan’ di Jalan Protokol Gresik

Terlihat penunggang motor cilik bernama Helmi (14) bersama kedua temannya berboncengan tiga mengendarai sepeda motor matic.

Abaikan Keselamatan, Penunggang Motor Cilik ‘Bergentanyangan’ di Jalan Protokol Gresik
surya/mohammad Romadoni
Anak-anak berboncengan tiga melintas di jalan protokol, kota Gresik. 

SURYA.co.id | GRESIK - Sudah berboncengan tiga tak memakai helm pula. Tiga anak ini sungguh nekat mengendarai motor di sepanjang jalan protokol Kota Pudak, Kamis (6/4/2017).

Ketiga bocah ini seakan tak menggubris peraturan lalu lintas tentang Saffety Riding. Meskipun satu anak yang memakai helm, ini tak patut dibenarkan karena sesuai peraturan lalu lintas dari polisi tidak diperkenanankan berboncengan tiga.

Tak hanya itu, usia mereka yang masih belia secara otomatis anak-anak itu juga tak mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM).

Bukan hanya membahayakan nyawa sendiri mereka juga dapat mengancam dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Terlihat penunggang motor cilik bernama Helmi (14) bersama kedua temannya berboncengan tiga mengendarai sepeda motor matic warna hitam. Ketiga terlihat santai saat menyusuri Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Karena tidak memakai helm dan berboncengan tiga, Helmi memilih jalan tikus melewati perumahan PB Kulon sampai tembus ke Jalan Arief Rahman Hakim.

Tampak Helmi yang membawa motor itu meliuk-liuk menghindari pengendara motor yang berada di depannya. Tak hanya itu, dia juga terlihat serong kanan dan kiri saat menyalip pengendara motor yang ada di depannya.

“Saya mau main ke rumah teman,” ujar Helmi.

Bocah yang amsih duduk di bangku sekolah SMP ini mengaku tidak mempunyai SIM. Meskipun begitu, ia sudah diperbolehkan oranng tuanya untuk membawa sepeda motor.

“Tadi sudah pamit sama ibu. Ya tidak apa membawa sepeda motor,” ungkapnya.

Dari pantauan di lapangan penunggang motor cilik ini sangat banyak di jumpai di sejumlah ruas jalan protokol Kota Santri. Setiap sore penunggang colik ini akan wara-wiri di sekitar jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo sampai Jalan RA Kartini Kecematan Kebomas.

Parahnya, saat itu ada seorang anak membawa motor warna hitam tanpa spion melaju di perempatan Kebomas tak memakai helm.

Tepat di sisi kiri dari arah selatan ada seorang polisi sedang berada di depan bengkel. Namun karena laju anak itu kencang, polisi pun mengabaikannya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved