Liputan Khusus MERR dan OERR

VIDEO - Harga Tanah di Surabaya Menggila, Capai Rp 30 Juta Per Meter Persegi

Saat ini, harga tanah di pinggir proyek MERR bisa tembus Rp 20 juta per meter persegi.

video: pipit/afla/syamsul

SURYA.co.id | SURABAYA - Rencana pembangunan Middle East Ring Road (MERR) II C dan Outer East Ring Road (OERR) atau Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT) di kawasan Gununganyar, Surabaya, membuat harga tanah di wilayah itu melambung tinggi sejak lima tahun terakhir.

Saat ini, harga tanah di pinggir proyek MERR bisa tembus Rp 20 juta per meter persegi (m2).

"Sekarang harganya gila-gilaan. Tanah kavling ukuran 10 meter x 20 meter di pinggir (nol) jalan cor bisa tembus Rp 700 juta," kata Siswoyo (65), warga RT 1 RW 4 Kelurahan Gununganyar Tambak, Kecamatan Gununganyar, Surabaya, Kamis (30/3/2017).

Kondisi itu jauh berbeda dengan pengalaman Siswoyo ketika membeli tanah sekitar 12 tahun lalu.

Pada 2005, ia membeli tanah kavling ukuran 10 m x 20 m di Gununganyar Tambak hanya seharga Rp 20 juta.

Namun, tanah kavling itu masih berupa tambak dan surat tanahnya berupa petok D.

"Awal mula tinggal di sini baru ada lima rumah. Sekarang sudah ada hampir 50 rumah," ujarnya.

Lokasi rumah Siswoyo hanya berjarak sekitar 100 meter dari rencana pembangunan JLLT.
Tetapi, ketika memilih beli tanah di wilayah itu, ia belum tahun ada rencana pembangunan JLLT.

Ia baru tahu ada rencana pembangunan JLLT sekitar 2010. Ketika itu mulai banyak orang mencari tanah di wilayah itu.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help