Berita Pasuruan

Terima Gaji Separo UMK, Perangkat Desa Ini Ramai-ramai Curhat ke Dewan

Mereka meminta bantuan ke DPRD untuk memperjuangkan nasib dan masa depan perangkat desa.

Terima Gaji Separo UMK, Perangkat Desa Ini Ramai-ramai Curhat ke Dewan
surya/galih lintartika
Sejumlah perwakiln PPDI saat wadul ke DPRD Kabupaten Pasuruan, Selasa (4/4/2017). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sejumlah perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pasuruan wadul anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Selasa (4/4/2017).

Mereka meminta bantuan ke DPRD untuk memperjuangkan nasib dan masa depan perangkat desa.

Ketua PPDI Kabupaten Pasuruan, Samsul Bandi mengatakan, kedatangannya ini untuk mengajukan proposal kesejahteraan perangkat desa yang ada di Kabupaten Pasuruan.

"Ada tiga item yang kami ajukan dalam hal ini. Kami ingin kesejahteraan perangkat desa ini juga menjadi perhatian," katanya.

Pertama, kata Samsul, ada kenaikan penghasilan tetap yang diterima perangkat desa.

Menurutnya, penghasilan yang diterimanya dengan perangkat desa selama ini tidak sesuai dengan UMK di Pasuruan.

"UMK di Pasuruan ini hampir Rp 3,2 juta dan kami hanya menerima gaji per bulan itu Rp 1,7 juta," terangnya.

Kedua, lanjut Samsul, pihaknnya meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan untuk memberikan surat atau jaminan kesehatan bagi perangkat desa.

Menurutnya, tugas sebagai perangkat desa ini cukup berat, karena jam kerjnaya tidak mengenal waktu.

"Kani harus siap melayani masyarakat selama 24 jam. Warga mau mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) kami layani, surat BPJS , kami layani. Tapi , kami sendiri tidak ada yang menjami kesehatannya," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help