Berita Gresik

Kapal Luar Negeri Percayakan Perbaikannya ke Perusahaan Milik Putra Madura ini

Pada awal beroperasi, perusahaan ini hanya mampu mengerjakan 87 kapal, sedangkan tahun 2016 meningkat menjadi 190 kapal.

Kapal Luar Negeri Percayakan Perbaikannya ke Perusahaan Milik Putra Madura ini
surya/sugiyono
DOCKING KAPAL - Tim Kemenlu berfoto di area docking kapal PT IMS, Sabtu (1/4/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - PT Indonesia Marina Shipyard (PT IMS) mampu mengerjakan perbaikan kapal milik luar negeri.

Sejak beroperasi 2012 jumlah perbaikan kapal di PT IMS, Jl Amak Kasim, Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik, terus meningkat.

Pada awal beroperasi, perusahaan ini hanya mampu mengerjakan 87 kapal, sedangkan tahun 2016 meningkat menjadi 190 kapal.

Selama 2016, setiap bulan rata-rata mampu memperbaiki kapal sebanyak 15 unit.

Pabrik ini merupakan perusahaan swasta PMDN murni milik pengusaha Indonesia asal Madura.

"Rata-rata, tiap bulan kami bisa memperbaiki 15 kapal," kata Halim komisaris utama PT IMS, dengan didampingi Endrias GM Produksi, usai menerima kunjungan tim kedutaan besar luar negeri, Sabtu (1/4/2017).

Berbagai jenis kapal yang pernah diperbaiki di PT IMS mulai dari jenis kapal Ferry, Kapal Roro, Tongkang, Tug Boat, Kapal Pesiar, Kapal Pertamina Hingga Kapal Patroli milik Kepolisian dan Kapal Perang TNI AL. Bahkan Kapal legendaris kebanggaan Indonesia KRI Dewa Ruci mempercayakan pembuatan baru tiang utama layar juga di PT IMS.

"Bagi kami customer adalah segalanya sehingga harus dilayani dengan sepenuh hati. Terbukti pada laporan tahunan 2016 telah tercatat lebih dari 190 buah kapal dengan berbagai ukuran yang telah diperbaiki di PT Indonesia Marina Shipyard," kata Nugroho Basuki, Direktur Utama PT IMS.

Berbagai perlengkapan mesin untuk perbaikan kapal ada di PT IMS dan luas lahan mencapai lebih dari 18 Hektar dengan fasilitas galangan yang sangat lengkap.

Ada lima fasilitas dock terdiri 3 floating dock, yaitu floating dock  lumba-lumba Marina dengan spesifikasi 60 MX26 Meter untuk bobot kapal maksimal 2.500 ton, floating dock lumba-lumba Nusantara dengan spesifikasi 171 M x 26 Meter, untuk bobot kapal maksimal  8.600 ton

Selain itu, juga memiliki 2 slipway yaitu 1 Slip Way dengan sistem craddle tarik dengan spesifikasi 202 MX 26 Meter 2.500 DWT CAP, dan 1 Slipway dengan sistem Air Bag, dengan spesifikasi 171  X 26 Meter untuk kapal 8.600 ton.

"Masing-masing dock mampu untuk menaikan dan menurunkan dua sampai tiga kapal sekaligus," katanya. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved