Surya/

Berita Surabaya

Jembatan yang Ambrol di Kecamatan Sambikerep Surabaya Hanya Ditandai Bak Sampah

Jembatan ambrol itu jadi tontonan warga setempat. Di longsoran jembatan itu tampak aspal jalan yang baru dikerjakan.

Jembatan yang Ambrol di Kecamatan Sambikerep Surabaya Hanya Ditandai Bak Sampah
surya/fatimatuz zahroh
Kondisi badan jembatan yang longsor di Jalan Raya Ngemplak Kecamatan Sambikerep, Surabaya, Jumat (31/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Longsornya tanjakan di Jembatan Jalan Raya Ngemplak RT 4 RW 5 Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep beelum mendapat penanganan dari Pemerintah Kota Surabaya.

Saat didatangi SURYA.co.id, jalan yang menganga dan ambles selebar dua meter itu masih belum ditangani pemkot.

Sedangkan panjang jalan yang ambles mencapai sepuluh meter.

Sepeda roda dua dan mobil juga masih bisa lewat dan jadi tontonan warga setempat.

Di longsoran jembatan itu tampak aspal jalan yang baru dikerjakan.

Rosyid, warga setempat, mengatakan, jalanan tanjakan di jembatan tersebut sudah lama retak-retak.

"Sebelumnya sudah retak-retak sudah dua kali lebih diperbaiki sama dinas, tapi setiap warga lewat sini selalu takut kalau kalau ambles. Ternyata hari ini ambles betulan," ucapnya.

Sebelumnya, di kawasan tersebut sungainya juga sering meluap dan banjir.

"Seharusnya diberi pembatas jalan atau di garis kuning. Ini bahaya jadi tontonan warga. Jelan juga sudah lumpuh tidak bisa dilewati mobil dua arah," kata Rosyid.

Hal senada suja disampaikan Adnan, warga yang biasa mengatur lalu lintas di kawasan jembatan.

Untuk memberi peringatan adanya kerusakan jalan warga sepajat untuk memberikab tanda dengan menaruh bak sampah di tengah jalan.

"Supaya nggak diterjang, kalau diterjang malah keblusuk bisa sampai masuk ke sungai," ucap Adnan.

Pihaknya menyebutkan, kemarin memang ada hujan deras. Aliran sungai di bawah jembatan cukup deras.

Tahu-tahu siang ini jembatannya ambrol.

"Hari Rabu kemarin padahal baru diaspal lagi. Ini sudah tiga kalu ditambal sulam aspalnya," ucapnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help