Surya/

Tekno

Brand Store LG Bertambah, Konsumen Bisa Trade In Seri V20

Group Apollo agresif dalam mengembangkan bisnis penjualan telepon seluler di pasar Surabaya. mereka membangun brand store LG di WTC e-mall, Jumat.

Brand Store LG Bertambah, Konsumen Bisa Trade In Seri V20
surabaya.tribunnews.com/Sugiharto
Owner Apollo, Irwan Hariyanto, Head of LG Mobile Communications Indonesia, Heegyun Jang dan Ritail Operation Head Mobile Communication Division, Andrew mencoba LG K 10 di gerai baru WTC, Jumat (31/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA  - Group Apollo agresif dalam mengembangkan bisnis penjualan telepon seluler di pasar Surabaya. Setelah brand store Samsung di WTC e-mall, mereka kini membangun brand store LG di tempat yang sama, Jumat (31/3/2017).

"Saat ini pasar smartphone asal Korea Selatan juga sedang agresif masuk ke pasar. Tidak hanya dari Tiongkok saja, karena itu kami optimis dengan mengembangkan brand store LG ini," kata Irwan Hariyanto, owner Apollo yang ditemui usai launching brand store LG.

Peresmian brand Store LG itu juga dihadiri Heegyun Jang, Head of LG Mobile Communications Indonesia dan Andrew, Retail Operation Head Mobile Communication Division.

Lebih lanjut, Irwan menyatakan saat ini penjualan smartphone LG di group toko Apollo masih berada di peringkat empat. Masih dibawah Samsung, Oppo, dan Lenovo. Dengan komposisi sekitar 20 persen.

"Dengan adanya brand store ini harapannya bisa naik ke peringkat tiga. Karena keberadaan brand store, tentunya bisa memberikan pengalaman pada konsumen dalam mendapatkan informasi teknologi hingga produk LG yang lebih maksimal, termasuk harganya yang juga kompetitif dengan dieler lainnya," ungkap Irwan.

Heegyun Jang, mengakui bila smartphone LG kalah start dibanding dengan brand smartphone lainnya. Apalagi selama tahun 2015-2016 ada penurunan penjualan berbagai produk smartphone.

"Tapi tahun ini kami lakukan secara agresif untuk produk smartphone kami. Memang dibandingkan dengan LG Elektronik yang sudah cukup menguasai pasar, smartphone LG masih harus banyak lakukan kegiatan promotif, " ungkap Heegyun.

Tahun ini, seri LG yang ditarget menjadi pendorong untuk masuk ke pasar adalah seri K10 2017 yang baru dilaunching di Jakarta pada 29 Maret 2017 lalu. Seri ini menyasar segmen menengah dengan harga Rp 2,749 juta.

Keunggulan seri ini adalah mengusung inovasi lebarnya bidang tangkap dari lensa kamera depan (wide angle selfie camera) yang mencapai 120 derajat.

“LG K10 2017 disiapkan untuk membawa tren baru bagi smartphone selfie yang hingga saat ini inovasinya hampir bergerak monoton,” tambah Heegyun Jang.

Pernyataan ini dibuat menanggapi perkembangan smartphone selfie di Indonesia. Seiring dengan meluasnya penggunaan media sosial dan hasrat berbagi momen spesial melalui smartphone, LG memandang kebutuhan smartphone selfie semakin besar.

Namun, menurut Heegyun Jang, hal ini tak dapat diimbangi secara baik dengan keberadaan smartphone selfie yang beredar di Indonesia saat ini.

Selain seri K10 2017, LG juga mengandalkan seri LG V20 sebagai smartphone premium LG yang dikenalkan akhir tahun lalu. Seri ini sebagai smartphone pertama yang menawarkan kamera depan dengan lebar bidang tangkap yang bahkan mencapai 135 derajat. Dibanderol dengan harga Rp 8,4 juta.
Selama grand opening brand store LG di WTC e-mall, konsumen bisa tukar tambah ponsel yang dimilikinya untuk membeli seri V20 ini.

"Program trade in (tukar tambah) LG V20 ini kami buka mulai tanggal 31 Maret hingga 2 April 2017. Ponsel lama kami hargai lebih tinggi hingga 50 persen dari harga pasar," jelas Irwan

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help