Surya/

Profil

Yeni Bela Pramadita: Deg Degan saat Ombak Besar

"Awalnya mual, lalu deg degan karena melihat teman yang satu kapal mabuk laut," kata lajang kelahiran Bekasi 7 Juni 1993.

Yeni Bela Pramadita: Deg Degan saat Ombak Besar
surya/wiwit purwanto
Yeni Bela Pramadita 

SURYA.co.id | Rasa takut, deg degan bisa saja tiba-tiba muncul. Seperti dialami Yeni Bela Pramadita, public relations Nissan Motor Indonesia, saat perahu yang ditumpanginya terombang ambing hebat karena ombak besar tiba-tiba datang.

"Awalnya mual, lalu deg degan karena melihat teman yang satu kapal mabuk laut," kata lajang kelahiran Bekasi 7 Juni 1993.

Bela, begitu ia akrab di sapa, pada awalnya masih bisa bertahan dengan berusaha mengalihkan perhatian, namun karena kondisi perahu kayu yang makin hebat bergoyangnya, ia pun deg degan juga.

"Mau menuju ke pantai tapi masih jauh dan perahu nggak bisa bersandar," kenang Bela saat traveling dari Pulau Liekang Loe menuju Tanjung Bira, Makassar.

Beruntung alumnus Universitas Padjadjaran, Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Hubungan Masyarakat ini mendapat arahan dari rekan seperahunya. "Aku diem aja sih, mual," katanya.

Tipsnya kata wanita berkacamata ini, "Kalau ada ombak gede jangan sandar di kapal dan lebih baik jongkok agar tidak mual," terang penghobi olahraga jogging dan mendengarkan musik.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help