Surya/

Berita Surabaya

Kemenristek Gandeng RSUD Dr Soetomo Perkuat Pendidikan Bagi Dokter

Kemenristek Dikti menyerahkan sertifikat pendidik untuk 10 dokter di RSUD Dr Soetomo, Surabaya. Ini tujuannya...

Kemenristek Gandeng RSUD Dr Soetomo Perkuat Pendidikan Bagi Dokter
Surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Menteri Ristek Dikti, M Natsir, menyerahkan sertifikat pendidik kepada 10 dokter di Gedung Bedah Diagnostik Terpadu (GPDT) RSUD Dr Soetomo Surabaya, Senin (27/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) menyerahkan sertifikat pendidik kepada 10 dokter di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Senin (27/3/2017).

Penyerahan ini berlangsung di Gedung Bedah Diagnostik Terpadu (GPDT) RSUD Dr Soetomo Surabay dan langsung dilakukan oleh Menteri Ristek Dikti, M Natsir.

Penyerahan sertifikat ini sekaligus memperkuat sinergi antara RSUD Dr Soetomo di bawah pengelolaan Pemprov Jatim dengan Fakultas Kedokteran Unair Negeri Airlangga Surabaya yang berada naungan Kemenristek Dikti.

Pada sambutannya, M Nasir, menjelaskan bahwa pemberian sertifikat tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan pendidikan dokter sekaligus memperbanyak riset di bidang kesehatan.

"Ini adalah strategi yang kami lakukan untuk menyelesaikan Pendidikan dokter yang di fakultas kedokteran maupun yang di rumah sakit," ujarnya seusai acara.

"Dengan adanya kolaborasi ini, baik Dosen yang berada di RS maupun dosen yang ada di tempat praktek bisa melakukan sinergi," lanjutnya.

Nasir juga mengapresiasi pihak RSUD Dr Soetomo atas adanya kerjasama tersebut. "Kami juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada RSUD Dr Soetomo atas perannya dalam membantu proses pendidikan ini," lanjutnya.

Kerjasama ini diharapkan tak hanya bermanfaat bagi perguruan tinggi, namun juga berguna bagi pihak rumah sakit. "Sehingga sskaligus bisa meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan, maupun riset yang ada di bidang kedokteran," pungkasnya.

Di sisi lain, Gubernur Jatim, Soekarwo, juga mengatakan antusiasnya atas kerjasama tersebut. Program tersebut diharapkan dapat mewujudkan harapan RSUD Dr Soetomo sebagai RS pendidikan pusat, yakni mencetak alumnus unggulan di sektor kesehatan.

"Hari ini, Bapak Menristek Dikti Muhammad Nasir mengambil keputusan penting tentang riset yang harus dikembangkan RSUD Dr Soetomo dan Unair. Kerjasama keduanya disamping menghasilkan lulusan dengan kompetensi mumpuni, juga meningkatkan layanan kesehatan di rumah sakit,” kata pria yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut pada sambutannya.

Dalam membantu pendidikan di FK Kedokteran Unair, RSUD Dr Soetomo telah menyertakan ratusan dokternya untuk menjadi dosen pengajar. Di sisi lain, Kemenristek Dikti juga mendukung program tersebut dengan memberikan nomor dosen induk khusus (NIDK) kepada 216 Dokter RSUD Dr Soetomo.

Bahkan, 39 di antaranya lulus sertifikasi dosen. "RSUD Dr Soetomo merupakan RS dengan dokter terbanyak yang telah memiliki NIDK. Ini pencapaian yang patut kita apresiasi," puji Nasir.

Pada acara yang berlangsung di Gedung Bedah Diagnostik Terpadu (GPDT) RSUD Dr Soetomo Surabaya, Rektor Universitas Negeri Airlangga, Mohammad Nasih, dan Direktur RSUD Dr Soetomo, Harsono.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help