Surya/

Berita Bangkalan

Warga Ketakutan, Bau Gas dari Trailer Tangki LPG Terguling Semakin Menyengat

Warga di sekitar lokasi tergulingnya truk tangki elpiji diminta tidak menyalakan kompor atau pun pemantik api.

Warga Ketakutan, Bau Gas dari Trailer Tangki LPG Terguling Semakin Menyengat
surya/ahmad faisol
Truk trailer pengangkut LPG terguling dan membelah Jalan Raya Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Selasa (21/3/2017) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Sejak pukul 07.00, trailer tangki LPG yang terguling dan menutup total Jalan Raya Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega belum dievakuasi, Selasa (21/3/2017).

Diduga, terdapat kebocoran tangki karena bau gas semakin menyengat.

"Bau gas semakin lama makin kuat, warga ketakutan," ungkap Kepala Desa Lombang Dajah, Moh Munasik yang berada di lokasi kepada SURYA.co.id.

Beruntung, tergulingnya trailer tangki LPG tersebut berada di lokasi yang tidak padat pemukiman.

Kendati demikian, Moh Munasik meminta warga di sekitar lokasi tidak menyalakan kompor atau pun pemantik api.

"Bangunan terdekat hanya toko milik Sudi. Sekitar 25 meter, tapi tidak mengganggu. Tapi tetap tidak boleh merokok, harus dimatikan," tandasnya.

Kapolsek Blega AKP Hartanta menyatakan, belum bisa memastikan apakah tangki LPG mengalami kebocoran. Namun dipastikan, muncul bau gas di sekitar lokasi.

"Maka dari itu, kami meminta warga berada di radius aman, 200 meter dari tangki," ujar Hartanta.

Ia menambahkan, sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak termasuk pemilik dari trailer. Diinformasikan, evakuasi akan dilakukan sore hari.

"Pakai crane dari Surabaya,"' pungkasnya.

Selain pihak kepolisian, kejadian itu juga menjadi atensi Komandan Koramil Blega Kapten Inf Slamet Guntoro. Menurutnya, gas yang ada di tangki itu lebih baik dipindah.

"Harus dioper meski lokasi tidak padat pemukiman," ujarnya.

Ia menjelaskan, anggotanya mengimbau agar masyarakat sekitar tidak mendekat karena dikhawatirkan terjadi ledakan.

"Awalnya sekitar 06.30, anggota saya melintas di lokasi kejadian. Setelah berkoordinasi, sekarang sudah diambil alih kepolisian," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help