Surya/

Berita Surabaya

Saat Worldship Orchestra Asal Jepang Ajarkan Musik Klasik pada Siswa di Surabaya. . .

Setelah tahun lalu menggelar acara serupa di Malang, kali ini mereka 'blusukan' ke beberapa sekolah di Surahaya.

Saat Worldship Orchestra Asal Jepang Ajarkan Musik Klasik pada Siswa di Surabaya. . .
surya/ist
Worldship Orchestra yang terdiri dari para musisi muda Jepang saat bersama murid-murid SMP Negeri 22 Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Personel Worldship bertekad memberikan edukasi mengenai musik orkestra pada generasi muda Indonesia lewat aksi mereka, A Musical Journey.

Setelah tahun lalu menggelar acara serupa di Malang, kali ini mereka 'blusukan' ke beberapa sekolah di Surahaya.

Mereka mengusung alat musik dan memberi pengetahuan seputar fungsi masing-masing alat tersebut ke para siswa di SMP Negeri 22, SMP Negeri 5 Surabaya dan SD Muhammadiyah 18 Surabaya.

Selama berada di Surabaya sejak Senin (20/3/2017) hingga Kamis (23/3/2017) para musisi Jepang yang jumlahnya sekitar 30 orang ini juga mengagendakan kunjungan serupa di YPAC Surabaya.

Yang menarik, rombongan besar yang melakukan perjalanan membawa alat berat selama hampir seminggu di Surabaya ini sama sekali tidak mengandalkan sponsor.

“Kami membiayai sendiri perjalanan kami ke beberapa negara Asia,” papar Noguchi Akihide, kapten tim Worldship Orchestra.

Yang sudah bekerja, lanjut Noguchi, akan menggunakan tabungan yang mereka kumpulkan selama ini.

“Teman-teman yang masih kuliah biasanya melakukan pekerjaan part time sehingga mereka bisa ikut gabung bersama kami,” katanya.

Selain Indonesia, Worldship Orchestra juga melakukan kunjungan ke Filipina, Thailand, dan Srilanka.

"Bahasa memang menjadi kendala ketika berkomunikasi dengan warga setempat. Namun, kami meyakini ada satu bahasa yang bisa dimengerti masyarakat dimana pun berada, yaitu senyuman,” tutur pemain clarinet dalam Worldship Orchestra ini.

Musik klasik, menurut Noguchi, sama sekali tak asing bagi masyarakat Jepang, khususnya personel Worldship Orchestra.

Sayangnya, musik klasik ini tak begitu popular di negara Asia lainnya, termasuk Indonesia.

Itu pula yang membuat mereka bertekad mengenalkan orchestra yang identik dengan musik klasik lewat perjalanan yang mereka lakukan ini.

Karena itu, selain pentas di hadapan penonton dalam sebuah gedung, para personel Worldship Orchestra ini juga mengagendakan kunjungan ke beberapa sekolah di Surabaya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help