Otomotif

Saat Mobil Dinas Presiden Jokowi Mogok, Seperti Apa Perawatannya?

Namanya mobil, ya ada saja detail kecil yang rusak. Akselerasinya melemah, enggak primalah intinya

Saat Mobil Dinas Presiden Jokowi Mogok, Seperti Apa Perawatannya?
kompas.com/ican ikhsanuddin
Mobil dinas presiden terpilih Joko Widodo Mercedes Benz 

SURYA.co.id - Mobil dinas Presiden Joko Widodo Mercedes-Benz S 600 Pullman Guard, mendadak mogok saat berada di Kalimantan Barat.

Menurut Kepala Sekretariat Presiden, Darmansjah Djumala, masalah pada mobil tersebut diakibatkan faktor usia pakai.

"Kami periksa memang karena faktor umur, sudah 10 tahunan. Jadi namanya mobil, ya ada saja detail kecil yang rusak. Akselerasinya melemah, enggak primalah intinya," ujar Djumala.

Masalah usia pakai sebelumnya juga diprediksi oleh Deputy Director Marketing Communication Mercedes-Benz Indonesia (MBI) Hari Arifianto.

Menurut Hari, meski perawatan rutin tetap dilakukan, namun tiap mobil memiliki usia maksimal.

"Tiap mobil ada usia optimum, tapi berbeda-beda tidak ada patokan resminya. Selain dari perawatan, jam terbang dan cara pemakaian juga bisa menentukan performa mobil," kata Hari, Senin (20/3/2017).

Mobil dinas, lanjut Hari, secara mobilitas pasti lebih tinggi dan lebih intens dibandingkan mobil pribadi.

Pemakaian dan jarak tempuhnya juga tidak menentu, apalagi sudah berusia satu dekade lebih.

Saat ditanya soal perawatan dan kisaran biaya perbaikan, Hari mengatakan spesifikasinya berbeda dengan mobil konsumen biasa.

"Setahu saya pengecekan mobil kenegaraan beda dengan reguler, tapi maaf tidak bisa diinfokan. Estimasi harga perbaikan juga tidak bisa diprediksi, karena belum tahu apa kerusakannya. Kalau mengambil patokan dari mobil reguler harusnya tidak jauh berbeda, apalagi kami punya paket perawatan servis selama tiga tahun dan bisa diperpanjang. Contoh untuk integrated service package, kalau diperpanjang dua tahun kira-kira habis Rp 90 jutaan, itu sudah termasuk jasa dan material," papar Hari. (Stanly Ravel)

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help