Berita Surabaya

Kocak! Pria Ini Sembunyikan Sabu di Dalam Mulutnya, saat Digeledah Polisi Ekspresinya. . .

Pria ini sembunyikan sabu di dalam mulutnya. Saat digeledah polisi, ekspresinya...

Kocak! Pria Ini Sembunyikan Sabu di Dalam Mulutnya, saat Digeledah Polisi Ekspresinya. . .
surya/fatkhul alamy
Kapolsek Simokerto, Kompol Muhammad Harris menunjukan sabu milik tersangka Dedi Kurniawan (pakai penutup wajah) yang ditangkap anggotanya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada-ada saja yang dilakukan Dedi Kurniawan (34), demi menghindari tangkapan polisi.

Warga asal Jl Bulak Banteng Wetan Surabaya ini rela memasukan narkoba jenis sabu ke dalam mulutnya.

Pria dua anak itu memasukan sekaligus menyimpan sabu dua poket seberat 0,8 gram ke mulut, lantaran digeledah anggota Unit Reskrim Polsek Simokerto Surabaya.

Dedi dihentikan petugas saat mengendarai motor dan digeledah di Jl Simokerto, lantaran petugas mendapat informasi dia baru membeli sabu di daerah Sidotopo Surabaya.

Saat digeledah, petugas hampir saja terkecoh karena tak menemukan barang bukti sabu di tubuh tersangka.

Tapi, petugas curiga terhadap tersangka yang tutup mulut selama digeledah.

Begitu dipaksa membuka mulut, petugas menemukan dua poket sabu 0,8 gram dibungkus plastik kecil yang disembunyikan di rongga mulut sisi kiri.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka membeli sabu dari seorang temannya bernama Messi di Jl Kunti Sidotopo Surabaya," Kapolsek Simokerto Kompol Muhammad Harris, Selasa (21/3/2017).

Harris menuturkan, tersangka Dedi ini terbilang sudah menjadi pecandu berat, yang rutin mengonsumsi sabu seminggu sekali.

"Biasanya dikonsumsi di tempat kerja atau di rumahnya," terang Harris.

Tersangka Dedi mengaku sudah mengkonsumsi sabu sejak 6 bulan lalu.

"Sudah rutin saya konsumsi seminggu sekali," aku pria yang bekerja di bengkel motor ini.

Soal sabu yang disembunyikan di mulut, tersangka Dedi mengaku, ia lakukan untuk mengelabuhi petugas.

"Saya tiba-tiba ada inisiatif disembunyikan dalam mulut, spontanitas saja," tutur Dedi.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help