Berita Surabaya

Cerita La Nyalla Mattalitti saat Ditelpon Ketua Pemuda Pancasila Pusat di Kejagung

Saya masih ingat dan saya catat. Saya diminta mengembalikan marwah PP di Jatim

Cerita La Nyalla Mattalitti saat Ditelpon Ketua Pemuda Pancasila Pusat di Kejagung
surya/nuraini faiq
Ketua MPW Jatim La Nyalla Mattalitti bersama Gubernur Jatim Sokarwo di arena Muswil PP Jatim, Selasa (21/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) yang juga mantan Ketua PSSI La Nyalla Mattalitti memiliki kenangan tersendiri saat ditahan di Kejaksaan Agung.

Kenangan ini yang membangkitkan semangat pria yang divonis bebas dalam kasus Initial Public Offering (IPO) Bank Jatim saat membuka Muswil PP VII Jatim di JX Internasional Surabaya, Selasa (21/3/2017).

"Saat saya masih di Pesantren Kejagung, Mas Japto (Japto Soelistyo Soerjosoemarno, Ketua PP nasional) yang memberi dukungan moril. Saya ditelepon," kata La Nyalla berapi-api saat membuka Muswil PP.

Tidak hanya itu, Japto pula yang mengunjungi Ketua PP Jatim itu di Kejagung.

"Saya masih ingat dan saya catat. Saya diminta mengembalikan marwah PP di Jatim," tandas La Nyalla.

Dituturkan La Nyalla, ormas PP mendapat stigma sebagai ormas yang anggotanya jadi preman dan koruptor.

"Semua sudah kami buktikan PP bukan preman, bukan koruptor. Saya buktikan, tidak," tandas La Nyalla.

Dia sempat kaget ada banyak kader yang mendatangi Kejaksaan Tinggi Jatim.

La Nyalla minta mereka meninggalkan kantor kejaksaan itu.

Ketua MPW PP itu menyebutkan, ribuan kader PP Jatim telah mendatangi Muswil. Ini sebagai bukti pula marwah PP dijaga di Jatim.

Dalam pembukaan Muswil VII PP dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo, perwakilan DPR pusat, Ketua DPRD Jatim, dan para politisi lokal.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help