Berita Surabaya

Bermula dari Gagasan Chef Prancis, Good France Kini Makin Mendunia

Good France diselenggarakan untuk memberikan penghormatan pada kuliner Prancis yang tinggi nilai kebersamaannya

Bermula dari Gagasan Chef Prancis, Good France Kini Makin Mendunia
surya/achmad pramudito
Salah satu menu yang akan disiapkan untuk merayakan gastronomi Prancis, Selasa (21/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tepat Selasa (21/3) para penikmat makanan Prancis bakal menikmati makanan istimewa di 2.000 restoran di seluruh dunia.

Ada sekitar 2.000 menu spesial disuguhkan bersamaan pada malam nanti.

Good France, perayaan gastronomi Prancis yang digeber serentak itu atas gagasan chef terkemuka asal Prancis, Alain Ducsse (baca: Alain Dukas).

Gagasan itu kemudian dikembangkan bersama Kementerian Luar Negeri dan Pembangunan Nasional Republik Prancis pada tahun 2015.

Gastronomi Prancis ini terinspirasi oleh Auguste Escoffier (baca: Ogust Eskofie) yang berinisiatif mengadakan jamuan makan malam dengan menu yang sama pada hari yang sama pada tahun 1912 di beberapa kota dunia dengan tamu sebanyak mungkin.

"Acara ini melibatkan partisipasi secara internasional," kata Pramenda Krishna, Penanggungjawab Budaya & Komunikasi Institut Francais Indonesia (IFI) Surabaya.

Good France diselenggarakan untuk memberikan penghormatan pada kuliner Prancis yang tinggi nilai kebersamaannya

Sejak tahun 2010 budaya gastronomi Prancis masuk dalam Daftar Warisan Dunia Tak Benda UNESCO.

Good France ini diselenggarakan pada tanggal 21 Maret sekaligus menandai datangnya musim semi.

Pada tahun ini keikutsertaan restoran di Indonesia pada peragaan Good France merupakan yang terbanyak. Jumlahnya meningkat dibanding tahun-tahun lalu.

Pada tahun 2015 restoran Indonesia yang gabung di acara ini hanya 15 restoran, lalu naik jadi 22 restoran pada 2016, dan kali ini melonjak jadi 36 restoran yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.

Khusus di Surabaya, ada tiga restoran yang ikut memeriahkan Good France yaitu, Citrus Lee, The Consulate, dan Vis a Vis di JW Marriott Hotel.

Tradisi gastronomi Prancis adalah sebuah ritual khas Prancis. Dalam tradisi itu ada pakem-pakem tertentu, yaitun rangkaian makan yang dimulai dengan aperitif (menu penggugah selera), dilanjutkan makanan pembuka seperti ikan atau daging dengan sayur-sayuran dan keju, serta makanan penutup yang manis.

"Dekorasi meja dan bahasa tubuh yaitu membaui dan menyicipi makanan yang dihidangkan adalah pelengkap ritual," papar Khrisna.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help