Surya/
Home »

Seleb

» Musik

Konser Musik

Worldship Orchestra Jepang Konser di Surabaya: Penonton Cukup Bayar Mainan Bekas atau 1 Kg Buku

Selain di Grand City Mall, Worldship Orchestra bakal menghibur warga Surabaya di Gedung Cak Durasim, Kamis (23/3/2017).

Worldship Orchestra Jepang Konser di Surabaya: Penonton Cukup Bayar Mainan Bekas atau 1 Kg Buku
surya/ahmad pramudito
Worldship Orchestra terdiri dari para musisi muda Jepang sedang memainkan komposisi yang sering dimainkan dalam Opera Carmen di Atrium Grand City Mall Surabaya, Senin (20/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 30 musisi muda asal Jepang tergabung dalam Worldship Orchestra menggelar konser di Atrium Grand City Mall Surabaya, Senin (20/3/2017) malam.

Pertunjukan gratis tersebut tentu tak dilewatkan begitu saja oleh pengunjung pusat perbelanjaan ini.

Mereka menyimak lagu-lagu Dysney yang dimainkan personel Worldship Orchestra, seperti Let It Go dari film Frozen.

Mereka juga menghadirkan komposisi karya John Williams dan George Bizet yang populer dimainkan dalam opera Carmen.

Selain di Grand City Mall, Worldship Orchestra bakal menghibur warga Surabaya di Gedung Cak Durasim, Kamis (23/3/2017).

Dalam pertunjukan itu mereka akan kolaborasi dengan Tumapel Youth Orchestra (Malang) dan Pusat Olah Seni Surabaya (POSS) Orchestra.

Yang istimewa, konser kolaborasi bertajuk A Musical Journey 3 ini sama sekali bukan pertunjukan komersial, karena harga tiketnya hanya Rp 25.000.

Kalau pun tak punya uang cukup datang dengan membawa 1 kg buku bacaan anak-anak atau mainan bekas layak pakai untuk ditukarkan tiket masuk.

Lewat kemasan itu, Worldship Orchestra ingin menghilangkan kesan bahwa musik orchestra itu eksklusif dan mahal.

Pertunjukan musik amal dengan konsep tersebut, diakui Noguchi Akihide selaku kapten tim sudah menjadi tradisi mereka sejak awal kunjungan Worldship Orchestra di Malang setahun silam.

“Semuanya itu akan kami sumbangkan untuk Indonesian Street Children Organization (ISCO),” tegas Noguchi.

Worldship Orchestra ini menegaskan mereka bertekad mengenalkan orchestra yang identik dengan musik klasik lewat perjalanan yang mereka lakukan ini.

Karena itu, mereka memang nama-nama alat musik yang mereka mainkan di setiap partitur para musisi.

"Agar penonton yang belum pernah tahu jadi mengenal alat-alat musik yang biasa ada di Orchestra," tutur Noguchi.

Selain pentas di hadapan penonton dalam sebuah gedung, para personel Worldship Orchestra juga mengagendakan kunjungan ke beberapa sekolah di Surabaya, seperti ke SMPN 22, SMPN 5 Surabaya, SD Muhammadiyah 18, dan YPAC Surabaya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help