Surya/

Berita Banyuwangi

VIDEO - Cara Bakar Ikan ala Restoran, Tips untuk Istri Nelayan di Banyuwangi

Warga Pulau Santen yang mayoritas nelayan bisa meningkatkan ekonominya, istri nelayan dilatih membuka usaha kuliner. Lihat videonya.

Menurut Hary, ikan akan memiliki nilai tambah apabila diolah. Berbeda apabila langsung dijual.
"Suami cari ikan, istrinya menjual ikan bakar," kata Hary.

Satu ons ikan bakar bisa dijual Rp 12.500. Sedangkan satu ekor ikan bisa empat sampai lima ons tergantung ukurannya. Jadi satu ekor ikan bisa dijual Rp 50.000 hingga Rp 60.000.

Supiyati Rahayu, salah satu mentor yang melatih ibu-ibu nelayan mengatakan mengolah ikan bakar membutuhkan keahlian tersendiri.

Di pelatihan ini, istri nelayan diajarkan mengolah semua jenis ikan. Supiyati mengatakan, biasanya ikan bakar yang banyak dijual adalah jenis ikan putihan, seperti kerapu, gurami, dan patin.

"Kalau itu sudah biasa. Padahal yang enak untuk ikan bakar itu ikan karang. Dagingnya enak, dan durinya sedikit," kata perempuan yang memiliki rumah makan ikan bakar di Grand Watudodol tersebut.

Namun mengolah ikan karang itu susah, karena rasa dan baunya yang amis. Tapi ada teknik tersendiri agar ikan karang tidak amis. Dengan cara ditaburi jeruk nipis terlebih dahulu.

"Ikan karang itu rasanya lebih enak daripada ikan bakar yang biasanya," kata Supiyati.

Ikan Karang termasuk ikan yang nilai jualnya tinggi. Satu kilogram ikan karang mentah bisa mencapai Rp 40.000. Karena itu, butuh keahlian agar bisa dijual dalam bentuk ikan bakar namun harganya tetap terjangkau.
Ini agar remaja-remaja yang hadir di Pulau Santen bisa membelinya.

Penulis: Haorrahman
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help