Berita Surabaya

Kunjungi Teluk Lamong, ini Permintaan Luhut Panjaitan Terhadap Pelindo III

Menteri koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan meminta sesuatu kepada Pelindo III saat berkunjung ke Teluk Lamong.Ini permintaannya

Kunjungi Teluk Lamong, ini Permintaan Luhut Panjaitan Terhadap Pelindo III
surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan saat berkunjung ke Pelabuhan Terminal Teluk Lamong, Senin (20/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menteri koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan, mengunjungi pelabuhan Teluk Lamong, Senin (20/3/2017). Dalam kunjungan tersebut, Luhut meminta adanya peningkatan efisiensi dalam proses distribusi oleh pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo III tersebut.

Dalam acara yang berlangsung siang hari ini, Luhut didampingi oleh beberapa stakeholder. Di antaranya, Direktur Pelindo III, Orias Petrus Moedak, jajaran direktur di bawah Pelindo III, hingga Gubernur Jatim, Soekarwo, beserta jajaran Pemprov Jatim.

Di hadapan direksi Pelindo III dan jajaran Pemprov Jatim, Luhut meminta tiga hal yang menjadi prioritas pengelolaan pelabuhan. Pertama, efisiensi proses distribusi. Kedua adalah peningkatan produktivitas. Sedangkan yang ketiga adalah kerja transparansi dalam pengelolaan anggaran.

Untuk melakukan ketiganya, Pelindo III diharap dapat melakukan sinergi, tak hanya dengan jajaran manajemen, melainkan bisa dengan lintas sektoral. Terlebih, tanggungjawab Pelindo III yang sangat luas dengan membawahi 43 pelabuhan di Indonesia dianggap tak mudah.

"Oleh karena itu, saya berharap perlu adanya sinergitas antara Pelindo III dengan Pemda, pengguna jasa, bea cukai, dan semua yang ada di sini," ucapnya.

Pelabuhan Teluk Lamong yang diresmikan tahun 2015 lalu tersebut terus mengalami kenaikan jumlah kontainer. Pada 2016, pelabuhan ini mampu menerima 244 ribu teus. Tahun ini, Pelindo III menargetkan dapat mencapai 400 ribu teus atau hampir dua kali lipat dari pencapaian tahun lalu. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help