Pemkot Surabaya

Dispendukcapil: Urus Dokumen Kependudukan Cukup di Kelurahan

Data Dispendukcapil untuk permohonan pengurusan administrasi kependudukan sudah mencapai 118.988. Mulai akta kelahiran sampai akta perceraian.

Dispendukcapil: Urus Dokumen Kependudukan Cukup di Kelurahan
surya/nuraini faiq
Aplikasi layanan pembuatan data kependudukan secara online saat ditunjukkan di Balai Kota Surabaya, Senin (20/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kabid Kabid Penglohan lnformasi Administrasi Kependudukan Dispenduk Capil Irvan Dani Ananda mengaku masih terus bekerja keras sosialisasi layanan e-Limpad tersebut.

Butuh waktu untuk masyarkat mau beralih ke online. Namun internet di kelurahan, kecamatan sudah tersedia gratis kok," kata Dani.

Layanan administrasi kependudukan berbasis teknologinya informasi dinilai lebih efektif dan efisien. Setiap kecamatan ada e-kios untuk layanan internet gratis.

Data Dispendukcapil untuk permohonan pengurusan administrasi kependudukan sudah mencapai 118.988. Mulai akta kelahiran sampai akta perceraian.

Berikut data lengkapnya: akta kelahiran secara online melalui e-Lampid, sejak 2015 hingga awal 2017 ini sudah mencapai 80.401.

Rinciannya, tahun 2015 sebanyak 30.256, tahun 2016 naik menjadi 37.629.

Lalu, tahun 2017 ini sudah ada 12 .516 pengurusan akta kelahiran.

Sedangkan untuk pengurusan akta kematian, sejak 2015 hingga kini ada 10.650 pengurusan.

Dari jumlah 8404 pada 2015, lalu 2189 pada 2016 dan di tahun 2017 ini sudah ada 57 pengurusan akta kematian.

Sedang permohonan pindah keluar, dari 2015 hingga awal 2017 ini total ada 21.355 permohonan.

Adapun untuk permohonan pindah datang, di tahun 2017 ini sudah ada 2250 permohonan.

Lalu untuk permohonan pencatatan perkawinan mencapai 4183 dan permohonan pencatatan perceraian mencapai 4.183.

“Pelayanan kependudukan secara online ini lebih memudahkan masyarakat. Dokumen cukup berhenti di kelurahan," imbuh Suharto.

Kemudian untuk surat keterangan pindah datang dan pindah keluar, cukup berhenti di kecamatan. Jadi tidak perlu ke kantor Dispendukcapil.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help