Surya/

Berita Surabaya

450 Guru PAUD Tempuh Pendidikan S1

Pendidikan sarjana yang menjadi syarat bagi pengajar pendidikan anak usia dini (PAUD) membuat semakin banyak guru PAUD yang menempuh S1.

450 Guru PAUD Tempuh Pendidikan S1
surabaya.tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Lomba mewarna siswa PAUD di Atrium Royal Plaza, Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pendidikan sarjana yang menjadi syarat bagi pengajar pendidikan anak usia dini (PAUD) membuat semakin banyak guru PAUD yang menempuh S1.

Seperti di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), sebanyak 450 guru PAUD sedang menempuh pendidikan sarjana.

Salah satu pembelajaran mereka selama menempuh S1 adalah pendidikan di lapangan. Seperti dalam menyelenggarakan Festival Seni Mahasiswa di Royal Plaza yang melibatkan 1.025 siswa PAUD.

Wakil Rektor Unusa, Prof Kacung Marijan menjelaskan lomba ini menunjukkan peran strategis bunda PAUD pada pendidikan dasar anak. Kegiatan ini juga termasuk 7 sks materi kuliah yang ditempuh para bunda Paud.

“Mereka ini pengalamannya cukup baik tapi belum maksimal. Unusa menyediakan diri bekerjasama dengan pos PAUD.  Sehingga tidak hanya memiliki kemampuan teori tetapi juga menambah pengelolaan dalam pengalaman di lapangan,”jelasnya pada SURYA.co.id , Senin (20/3/2017).

450 bunda Paud yang menjadi mahasiswa, menurut Kacung merupakan program kerjasama Unusa dengan Pos Paud. Sehingga pembiayaan pendidikan juga terjangkau. Yaitu Rp 900.000 per semester.

Sementara itu, Dyah Katarina , Ketua Paguyuban Bunda Pos PAUD Terpadu Kota Surabaya mengungkapkan kegiatan lomba ini menjadi bentuk pancingan motivasi bagi anak. Selain itu, gelaran akbar lomba mewarnai yang diadakan Bunda Paud dengan Unusa menunjukkan komitmen akan peningkatan mutu belajar.

“Ada 4.900 bunda Paud di Surabaya, mereka ini dapat uang saku Rp 300 ribu tiap bulannya. Kalau sambil kuliah, kuliahnya kan tiap bulan bisa disisihkan Rp 150ribu,”ungkapnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help