Surya/

Berita Surabaya

Tiga ABG Ini Loncati Pagar Rumah Kos, Lalu yang Mereka Lakukan Kemudian. . .

Ketiga ABG ini sudah berani berkomplot jadi pencuri dan melakukan aksinya di Gununganyar Tambak Surabaya.

Tiga ABG Ini Loncati Pagar Rumah Kos, Lalu yang Mereka Lakukan Kemudian. . .
pixabay
ILUSTRASI 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tiga pencuri ini usianya masih belia alias anak baru gede (ABG).

Tapi, ketiga ABG ini sudah berani berkomplot jadi pencuri dan melakukan aksinya di Gununganyar Tambak Surabaya.

Tiga komplotan pencuri ABG ini, yakni Jirgy Sebastiano (18), Maulana Irfandi (18), dan MDY (16).

Mereka yang tinggal di Jl Rungkut Lor Surabaya ditangkap Polsek Rungkut setelah mencuri sepeda angin, Sabtu (18/3/2017) petang.

Ketiga ABG itu menyikat sepeda angin merek Polygon milk seorang mahasiswa, Yun Azis Wibisono (22), asal Madiun yang kos di Perum Wiguna Selatan Gununganyar Tambak Surabaya.

"Modus yang dipakai ketiga pelaku, yakni meloncat pagar tembok rumah yang ditempati korban," sebut Kanit Reskrim Polsek Rungkut Surabaya, AKP Abdul Karim, Minggu (19/3/2017).

Setelah masuk, lanjut Akhyar, pelaku selanjutnya mencuri sepeda angin yang diparkir di teras rumah.

Dan sepeda korban dikeluarkan dengan cara diangkat dan meloncat pagar.

Aksi tersebut ternyata diketahui korban Azis, karena mendengar suara gaduh di teras rumah dan ternyata sepeda miliknya dicuri pelaku. Sontak, Aziz berteriak "maling-maling."

Teriakan itu membuat warga berdatangan dan melakukan penangkapan. Penangkapan pencuri itu didengar polisi dan anggota Polsek Wonocolo mendatangi lokasi kejadian.

"Anggota langsung mengamankan tiga pelaku dan membawa ke Mapolsek dan dilakukan penyidikan," ucap Abdul Karim.

Ketiga pelaku mengaku, pencurian baru kali pertama dilakukan dan ditangkap.

"Baru pertama kali ini. Rencananya sepeda curian dijual buat yang jajan," aku Jirgy, salah satu pelaku.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help