Citizen Reporter

Siapa Lebih Cakap di Gelora Penggalang Tahuan 2017 Ini?

mereka memang bukan pramuka biasa yang cakap di bidang kepanduan, namun juga bersikap kstaria menyelamatkan warisan budaya bangsa..

Siapa Lebih Cakap di Gelora Penggalang Tahuan 2017 Ini?
teguh dewangga/citizen eporter
Salah satu aksi regu di ajang gelora penggalang 


Reportase Teguh Dewangga
Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang

 

GELAR lomba Pramuka Penggalang atau gelora penggalang ke XVI menjadi ajang adu kecakapan bidang kepramukaan. Perlombaan yang berlangsung pada Minggu (5/3/2017) tersebut diikuti 38 regu dari sekolah dasar lingkup Malang Raya.

Kegiatan tahunan pramuka SMP Negeri 1 Tumpang ini mengusung tema melestarikan warisan seni Nusantara. Diharapkan pramuka penggalang SD tak saja cakap dalam kepanduan, namun juga peduli terhadap warisan seni Indonesia.

Terdapat 10 macam matalomba, terdiri dari lima lomba kepramukaan dan lima lomba umum yang di dalamnya memuat ajang kreasi seni. Seperti, duta kesenian, melukis topeng, serta nembang dolanan Jawa.

Riuh suasana telah terasa sejak perlombaan pertama dimulai. Yel-yel dari masing-masing peserta terdengar lantang, begitupula dengan semangat pantang menyerah ketika tengah menyelesaikan tantangan outbound game.

Duta kesenian menjadi matalomba favorit, di mana peserta diharuskan berbusana menyerupai tokoh-tokoh wayang. Tubuh peserta berpadu apik dengan kostum yang mereka gunakan, tak ubahnya seperti tokoh di kisah pewayangan yang dibawakan dengan lebih modern.

Sedangkan tembang dolanan Jawa, menampilkan kreasi peserta dalam menyanyikan salah satu tembang dolanan dengan kostum dan koreografi yang menarik.

Tak hanya olah fisik, olah pikir juga menjadi porsi wajib yang dimasukkan di ajang yang telah berlangsung sejak tahun 2001 tersebut. Matalomba wawasan umun dan seni, serta cerdas galang, merepresentasikan kegiatan perlombaan pramuka tak sebatas adu strategi di lapangan. Peserta juga diharuskan cakap dalam menyelesaikan tantangan soal pengetahuan.

Pengumuman pemenang menjadi posisi yang mendebarkan bagi setiap peserta di ujung kegiatan. SDN Kucur 1 dari Kecamatan Dau akhirnya meraih poin tertinggi dan menempati posisi sebagai juara umum 1, sedangkan SDN Jeru 2 dan SDI An-Nur dari Kecamatan Tumpang masing-masing menempati posisi juara umum 2 dan 3.

Meski aroma persaingan terasa sepanjang kegiatan berlangsung, tapi tali persahabatan tetap harus dipegang teguh. Seusai pengumuman kejuaraan terlihat peserta saling berjabat tangan. Pembina saling memberikan senyum dan kelakar hangat.

Kegiatan pramuka semacam ini memang selayaknya digiring ke arah yang lebih positif serta menjunjung tinggi persaingan yang lebih sportif.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help