Surya/

Berita Pasuruan

Setahun Pria Ini Pergi ke Kalimantan, saat Pulang ke Pasuruan Jeruji Besi Menunggunya, Gara-gara

Setahun pria ini pergi ke Kalimantan. Ketika ia ingin pulang kampung ke Pasuruan, malah jeruji besi yang menunggunya. Ada apa?

Setahun Pria Ini Pergi ke Kalimantan, saat Pulang ke Pasuruan Jeruji Besi Menunggunya, Gara-gara
surya/galih lintartika
Abdul Rochman Soleh ditangkap polisi setelah selama satu tahun menghilang. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Satu tahun lebih, Abdul Rochman Soleh (32) warga Dusun Kemiri, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan menghilang.

Sekalinya pulang, belum genap dua hari di rumah, pria ini ditangkap polisi.

Pria ini diduga kuat terlibat jaringan “maling” tembakau di PT Turindo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan tahun 2016.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP M Khoirul Hidayat mengatakan, tersangka ini menghilang selama setahun.

Saat pulang ke rumahnya, pihaknya mendapatkan informasi itu.

“Kami langsung tangkap di rumahnya. Mulanya, tersangka sempat berkilah dirinya tidak terlibat dalam aksi pencurian tembakau itu,” katanya kepada SURYA.co.id, Minggu (19/3/2017).

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku selama satu tahun ini pergi ke Kalimantan.

Tersangka berpikir tidak ada yang mengejar dan mencarinya, dan ia pun memutuskan untuk pulang.

“Tersangka ini bersama lima temannya mencuri tembakau di PT Turindo. Jumlahnya pun fantastis, dua kali pencurian bisa mendapatkan 280 kg,” terangnya.

Dua temannya, kata Khoirul sudah diamankan akhir tahun lalu.

Jadi, saat ini, sudah tiga tersangka pencurian tembakau ditangkap.

Sedangkan untuk dua tersangka sisanya masih dalam pencarian. Ia berjanji akan maksimal dan mengejar dua tersangka lainnya.

Tersangka bukan pertama kalinya kesandung kasus hukum. Tahun 2010, tersangka sempat dipenjara selama dua tahun atas kasus pencurian kabel di sebuah perusahaan.

“Dalam kasus pencurian tembakau ini, tersangka bagian menjual tembakau curian. Ia mengaku mendapatkan bagian Rp 5 juta dalam aksi ini,” pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help