Berita Gresik

Nekat Tangkap Ikan Pakai Jaring Trawl, Tiga Nelayan Panceng di Gresik Diringkus

Tiga nelayan di Gresik diringkus petugas Satpolair Polres Gresik karena menggunakan jaring trawl untuk menangkap ikan. Ini hukuman untuk mereka..

Nekat Tangkap Ikan Pakai Jaring Trawl, Tiga Nelayan Panceng di Gresik Diringkus
wwf.or.id
ilustrasi penangkapan ikan menggunakan jaring trawl 

SURYA.co,id | GRESIK - Gara-gara menggunakan jaring trawl untuk menangkap ikan, tiga nelayan dari Desa Campur Rejo, Kecamatan Panceng, Gresik diringkus Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Gresik, Minggu (19/3/2017).

Ketiga nelayan itu adalah Siswanto (37), Sukardi (55) dan Zainul Arifin (39). Mereka tak berkutik saat petugas memergoki mereka menggunakan jaring trawl di perairan Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik

Saat itu, petugas Satpolair berpatroli menggunakan dua kapal, masing-masing kapal patroli X-1016 dan X-1029.

Setelah terpergok, tiga nelayan yang masing-masing membawa perahu motor itu digiring ke daratan dan dibawa ke markas komando Satpolair Polres Gresik

“Ketiga nelayan kami amankan karena terbukti menangkap ikan menggunakan jaring trawl yang dilarang,” terang Kepala Unit Gakkum Aiptu Hajar Widagdo didampingi Kasat Polair Polres Gresik, AKP Panji Pratistha Wijaya.

Menurut Panji, sesuai prosedur serta aturan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), penggunaan alat tangkap ikan jenis trawl adalah hal yang terlarang. 

Berdasarkan Pasal 85 juncto pasal 100 (b) UU Nomer 45 tahun 2009 tentang Perikanan, penggunaan jaring trawl dapat merusak ekosistem dan sumber daya laut. 

Adapun barang bukti yang disita yakni masing-masing kapal yang digunakan ketiga nelayan yakni Zainul Arifin Nahkoda perahu motor Margo Joyo, Sukardi Nahkoda perahu motor Barokah dan Siswanto Nahkoda perahu motor Nabila.

“Selain itu, Kami juga mengamankan barang bukti berupa tiga buah jaring trawl dan hasil tangkapan ikan seberat 30 kilogram,” bebernya.

Dia menambahkan karena perahu motor berkapasitas kecil dibawah lima Gross Tonnage (GT), pihaknya menyerahkan ketiga nelayan itu ke Dinas Kalautan dan Perikanan (DKP) Gresik.

“Nantinya, ketiga nelayan itu akan diberi pengarahan dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help