Surya/

Berita Gresik

Warga Perumnas KBD Gresik Wadul Dewan ternyata Persoalannya seperti ini

Selama hampir 15 tahun lebih, pihak pengembang KBD tidak terbuka kepada warga sekitar.

Warga Perumnas KBD Gresik Wadul Dewan ternyata Persoalannya seperti ini
surya/sugiyono
DISEWAKAN - Papan reklame yang roboh ini diduga disewakan oleh pihak Perumnas KBD. Padahal lahan itu termasuk fasum yang harus dikelola oleh warga, Jumat (17/3/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - warga Perumahan Nasional (Perumnas) Kota Baru Driyorejo (KBD), Kecamatan Driyorejo, peotes kepada pengembang, sebab fasilitas umum (Fasum) dan Fasilitas sosial (Fasos) tidak rawat dengan maksimal.

Selama hampir 15 tahun lebih, pihak pengembang KBD tidak terbuka kepada warga sekitar. Sehingga tidak mengetahui fasum fasos yang harus dikelola warga dan milik pengembang. Akibatnya, banyak fasum dan fasos diduga dijual belikan dan disewakan.

Di antaranya yang menjadi permasalahan bagi warga Perumnas KBD yaitu keberadaan fasum dan fasos makam umum, taman, ruang terbuka hijau, tempat ibadah umat Islam, tempat bermain anak-anak dan tempat pendidikan.

"Fasos ruang terbuka hijau. Dibiarkan digunakan berjualan oleh pedagang kaki lima (PKL). Jalan juga dibiarkan rusak," kata Sutito, warga Perumnas KBD, Jumat (17/3/2017).

Dari permasalahan yang komplek itu, warga telah mengirimkan surat ke DPRD Gresik untuk meminta dibantu penyelesaiannya.

"Kita sudah mengirimkan surat pengaduan ke DPRD Gresik terkait fasum dan fasos di KBD yang tidak jelas ini. Surat sudah diterima staf Komisi C," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help