Surya/

Berita Sidoarjo

Lagi, Kades di Sidoarjo Ditangkap Polisi Karena Tarik Pungli

Lagi-lagi kades di Sidoarjo harus berurusan dengan polisi gara-gara menarik pungutan liar. Kali ini, Kades Semambung yang jadi tangkapan polisi.

Lagi, Kades di Sidoarjo Ditangkap Polisi Karena Tarik Pungli
surabaya.tribunnews.com/Irwan Syairwan
Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Indra Mardiana, saat menunjukkan barang bukti yang disita dalam penangkapan Kades Semambung yang tertangkap tangan menarik pungutan liar dari warganya. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Para kepala desa (kades) di Sidoarjo harus benar-benar memerhatikan kebijakan atau keputusan yang diambilnya. Sebab belakangan ini, banyak kades Kota Delta bermasalah dengan hukum terkait kebijakan yang diputuskannya tersebut.

Jumat (17/3/2017), Polresta Sidoarjo mengamankan Pjs Kades Semambung, Gedangan, R Prayudi Santoso, karena menarik pungutan liar (pungli) terhadap warganya yang tengah melakukan jual beli tanah.

Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Indra Mardiana, mengatakan Santoso melakukan pungli ketika KN warga Sukodono akan membeli tanah milik KW warga Semambung, Kamis (16/3/2017).

"Berdasarkan laporan pihak yang bertransaksi, mereka ditarik uang Rp 10 juta agar Santoso bisa menerbitkan surat perjanjian jual-beli sementara (PJBS) atas tanah yang dijual," kata Indra saat memimpin rilis kasus perkara.

Indra menuturkan, jika tak diberi uang tersebut, Santoso tak akan mengeluarkan surat PJBS itu. Padahal, tarikan uang pada proses transaksi itu tak ada dasar hukumnya.

Santoso ditangkap saat pihak pembeli dan penjual akan menyerahkan uang Tp 10 juta itu di Balai Desa Semambung. Santoso yang juga PNS di Kecamatan Gedangan ini tak bisa berkutik ataupun mengelak lantaran semua bukti dan fakta lapangan benar-benar menydutkannya.

Indra menyatakan Santoso dijerat Pasal 12 e UU RI No 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman empat hungga 10 tahun.

Saat ditanyai awak media, Santoso tak berkomentar apapun. Bahkan ketika Wakapolresta menanyai warga Jalan Tennes Magersari ini, Santoso hanya menggeleng-gelengkan kepala.

Santoso adalah satu dari beberapa kades yang berurusan dengan hukum terkait kasus pungli.

Sebelumnya, Kades Sarirogo, Dukuh Sari Jabon, dan Ploso Krembung, juga ditahan Polresta Sidoarjo dan juga Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo karena diduga melakukan pungli terhadap warganya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help