Berita Sidoarjo

Tergiur Harga Tanah Kavling Murah, Ratusan Orang di Sidoarjo Tertipu Miliaran Rupiah

Ratusan orang di Tulangan, Sidoarjo, tergiur tanah kavling berharga miring. Setelah bayar, mereka sadar baru saja jadi korban penipuan.

Tergiur Harga Tanah Kavling Murah, Ratusan Orang di Sidoarjo Tertipu Miliaran Rupiah
surabaya.tribunnews.com/Irwan Syairwan
abag Humas Polresta Sidoarjo, AKP Samsul Hadi menunjukkan bukti-bukti penipuan yang dilakukan oleh Wahyu Setiawan, Kamis (16/3/2017). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Punya rumah sendiri merupakan impian semua orang. Namun, harus berhati-hati memilih developer saat akan membeli rumah. Jangan tergiur harga murah, sebab kalau tidak akan bernasib seperti 150 warga Kecamatan Tulangan, Sidoarjo yang tertipu perumahan bodong.

Kabag Humas Polresta Sidoarjo, AKP Samsul Hadi, Kamis (16/3/2017) mengatakan pihaknya mendapat lebih dari 50 laporan pengaduan dari pembeli tanah kavling rakyat (TKR) yang dipasarkan seorang bernama Wahyu Setiawan (34).

"Para pembeli itu tertipu oleh tanah kavling yang dijual pelaku. Padahal tanah itu tidak ada," kata Samsul.

Samsul menuturkan sejak 2015 Wahyu mulai memasarkan lahan kavling tersebut baik di media sosial maupun koran.

Harganya sangat miring. Lahan seluas 72 meter persegi dijual hanya Rp 25 juta.

Banyak yang tergiur, bahkan jumlahnya mencapai 150 orang. Namun, tanah tersebut tidak ada alias bodong. Padahal, para pembeli itu sebagian besar sudah membayar lunas harga tanah yang ditawarkan.

"Kami tengah melacak keberadaan pelaku. Akan terus kami buru," sambungnya.

Samsul mengungkapkan telah mendatangi delapan alamat yang diduga pernah menjadi tempat singgah Wahyu. Namun ketika polisi tiba, Wahyu beserta istri dan anaknya sudah berpindah.
Kerugian warga yang tertipu diestimasi nilainya mencapai Rp 5 miliar. Uang tersebut bahkan dipamerkan Wahyu di media sosial miliknya.

Banyak foto-foto Wahyu beserta istri dan anaknya yang sedang bergelimang uang. Bahkan pada salah satu foto, Wahyu sempat menunaikan umroh.

Samsul menyatakan mulai mengendus keberadaan Wahyu. Hanya saja, Samsul enggan memberitahu lokasi atau sekedar nama kota tempat Wahyu yang merupakan warga Desa Wadungasri Waru ini bersembunyi.

"Kami imbau warga jangan langsung tergiur harga tanah atau rumah yang murah. Cek dulu atau berkoordinasi dengan Real Estate Indonesia (REI) Sidoarjo untuk kepastian developer yang menawarkan," ujarnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help