Berita Gresik

Kapolres Gresik Larang Anggotanya Selfie Pamer Senjata

Kapolres Gresik, AKBP Boro Windu Danandito melarang anggotanya menjadikan senjata api untuk gaya-gayaan, termasuk foto selfie. Begini katanya...

Kapolres Gresik Larang Anggotanya Selfie Pamer Senjata
surabaya.tribunnews.com/Sugiyono
Kapolres Gresik, AKBP Boro Windu Danandito saat memeriksa senjata api milik anggotanya, Kamis (16/3/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - Polres Gresik melakukan pemeriksaan senjata milik anggota. Pemeriksaan ini dilakukan karena dikhawatirkan bakal disalahgunakan seperti halnya yang terjadi di Jember, yang menyebabkan seorang mahasiswa tewas. 

Dalam pemeriksaan itu, satu persatu senjata jenis pistol dan laras panjang diperiksa oleh tim provos dengan disaksikan langsung Kapolres AKBP Boro Windu Danandito bersama Wakapolres Kompol Nur Hidayat.

Dalam pemeriksaan senjata api (Senpi) itu, Kapolres menghimbau kepada anggota agar tidak menggunakan senjata untuk bergaya dan selfie. Anggota juga diminta belajar dari kasus-kasus tragedi pemegang senpi yang berujung kematian.

"Tidak boleh pamer dan digunakan untuk selfie senjata ini. Belajar dari kejadian -kejadian yang sudah ada. Seperti kasus di Jember," kata Boro Windu yang pernah menjabat sebagai Kapolres Mojokerto, Kamis (16/3/2017).

Ada 244 senpi yang dijadwalkan diperiksa kondisinya oleh tim Provos. Namun karena berbarengan dengan kegiatan lain sehingga yang hadir hanya 90 anggota Polres Gresik.

Selain kondisi pemeriksaan kondisi fisik, tim Provos juga memeriksa kelengkapan kartu anggota. "Kalau kartu pemegang anggota mati dan belum mengajukan perpanjangan, itu ditarik dulu senpinya untuk memperpanjang suratnya," katanya. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help