Surya/

Persona

Wahyudah Dilafari, Luangkan Waktu Untuk Hobi Bermusik dan Kreasi Kuliner

Bagi Wahyudah Dilafari, bermusik dan kuliner adalah hobi yang harus dia beri ruang di sela-sela kesibukannya sehari-hari.

Wahyudah Dilafari, Luangkan Waktu Untuk Hobi Bermusik dan Kreasi Kuliner
surabaya.tribunnews.com/Achmad Pramudito
Ayu Dilafari 

SURYA.co.id | SURABAYA - Terlahir dari keluarga yang menggeluti musik, tak heran bila kemudian Wahyudah Dilafari pun larut dalam bidang yang sama. Perempuan yang akrab disapa Ayu ini mengaku mereka tak jarang tampil bersama dalam sebuah format band.

Ayah Ayu dikenal sebagai penggebuk drum, begitu pula sang adik. Sedang kakak Ayu lebih suka menjadi pemetik gitar.

“Saya, ayah, dan kakak tak jarang main bareng di acara wedding membawakan lagu-lagu Mandarin,” ujar perempuan kelahiran Surabaya, 25 Maret 1982 ini.

Aktivitas di dunia musik yang sudah dilakoni sejak masih anak-anak ini kemudian menimbulkan keinginan dalam diri Ayu untuk merilis lagu karya mereka sendiri.

“Tapi, kendalanya adalah sulit punya waktu cukup untuk duduk bersama dan membuat lagu sendiri,” cetusnya.

Ditemui di saat sibuk mencari tas tenteng di gerai Huraira Leather Bag, Ayu menyatakan, untuk mewujudkan keinginan itu mereka mulai lewat lagu-lagu cover version.

“Kami baru dalam tahap bawakan lagu orang lain dulu, next adalah merilis lagu sendiri yang tentu bisa jadi kebanggaan kami,” tandasnya.

Lagu tersebut, lanjut Ayu, kemudian mereka unggah di jejaring sosial media (sosmed) YouTube dan diharap mendapat respons masyarakat penikmat musik.

“Sekarang kan trennya seperti itu, jualannya lewat sosmed,” tutur Ayu yang gabung di sebuah grup band saat masih duduk di bangku SMA.

Ketika menikah dan punya momongan, Sarjana Akuntansi Stiesia Surabaya ini pilih menjalani solo karir.

Penikmat kopi ini belakangan banyak mengisi pentas gathering dan acara pernikahan di akhir pekan.

Di sela waktu luangnya, lanjut Ayu, dia sempatkan untuk bersosialisasi bersama teman-temannya. “Saya punya dua sahabat yang sama-sama penyanyi. Jika tak lagi ada job, kami sering ketemu untuk nge-mall, nonton, atau karaoke,” bebernya.

Ayu yang rutin menjaga stamina dengan olahraga lari setiap minggu tiga kali ini pun masih sempat menyalurkan hasratnya di bidang kuliner. “Saya suka bikin risol mayo, dan ketika saya posting di sosmed ternyata banyak yang ingin mencicipi,” katanya.

Usaha kuliner yang dia beri label Zee Risol Mayo dan sudah ditekuni sejak empat tahun silam ini pun jadi penambah padat kegiatan Ayu. Ibu satu anak ini tak segan melayani konsumennya dengan mengantar langsung pesanan ke alamat yang bersangkutan. 

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help