Berita Sidoarjo

Uang SPP Ludes di Meja Judi, Mahasiswa di Sidoarjo Nekat Garong 2 Rumah

Karena uang yang mestinya dipakai untuk bayar SPP telah habis di meja judi, seorang mahasiswa di Sidoarjo nekat garong dua rumah. begini akibatnya...

Uang SPP Ludes di Meja Judi, Mahasiswa di Sidoarjo Nekat Garong 2 Rumah
surabaya.tribunnews.com/Irwan Syairwan
Polisi menunjukkan barang-barang bukti yang mereka sita dari tersangka Anselmus, mahasiswa di Sidoarjo yang bobol rumah demi bayar uang SPP yang telah ludes di meja judi. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Tak punya uang untuk bayar kuliah membuat Anselmus Adi Moruk (22) nekat membobol dua rumah di Sidoarjo. Uang mahasiswa salah satu sekolah kesehatan di Surabaya ini habis lantaran kerap dipakai di arena judi.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasatreskrim) Polresta Sidoarjo AKP Teguh Setiawan, mengatakan Anselmus yang berasal dari NTT ini membobol dua rumah di Perumahan Citra Harmoni, Taman.

"Ngakunya butuh uang untuk bayar kuliah. Namun akan kami cek kebenarannya ke kampus tersangka," kata Teguh saat rilis kasus perkara, Selasa (14/3/2017).

Teguh menuturkan Anselmus juga bekerja di perumahan tersebut sebagai kuli. Pekerjaan ini dilakukan untuk menambah uang saku selain dari pemberian orangtuanya.

Namun, karena kegemarannya berjudi, baik kartu, bola, dadu, dan lainnya, uang SPP yang dikirimkan orangtuanya ludes. Malu dan takut untuk meminta uang lagi ke orangtuanya, Anselmus berpikiran jahat membobol dua rumah di tempatnya bekerja.

"Karena bekerja di sana, tersangka bisa tahu bahwa kedua rumah incarannya itu sedang ditinggal pemiliknya," sambung Teguh.

Bahkan pada satu rumah, Anselmus mengetahui pemilik rumah menaruh kuncinya di bawah keset.

Dengan leluasa Anselmu masuk ke rumah tersebut dan memggarong benda apapun yang bisa dibawanya, seperti sejumlah uang, perhiasan, laptop, kamera, hape, dan lainnya.

Memang dasar otak judi, setelah menjual beberapa hasil jarahannya, uang tersebut tak digunakan untuk membayar kuliah, melainkan kembali digunakan untuk berjudi.

"Saya tidak bisa menahan godaan untuk berjudi. Apalagi yang mengajak teman-teman dekat saya," ujar Anselmus.

Atas perbuatannya ini, tersangka dijerat Pasal 363 Ayat 5 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help