Surya/
Home »

Bisnis

» Makro

Berita Ekonomi Bisnis

Sumi Rubber Dongkrak Penjualan lewat Ban Ramah Lingkungan, ini Keunggulannya

"Selain teknologi produk ini adalah ramah lingkungan, kami juga membidik segmen pabrikan otomotif untuk penjualan grosir, " jelas Hendra Himawan.

Sumi Rubber Dongkrak Penjualan lewat  Ban Ramah Lingkungan, ini Keunggulannya
surya/sri handi lestari
Mr Toshio Koyama, Presdir PT Sumi Rubber Indonesia (kanan) bersama Hendra Himawan, General Manager Sales Planning & Administration PT Sumi Rubber Indonesia, saat launching Enasave EC300+ di Surabaya, Sabtu (17/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Sumi Rubber Indonesia terus berusaha menggaet pasar ban dengan berbagai inovasi.

Produsen produsen ban kendaraan merek Dunlop itu memilih melaunching produk ramah lingkungan.

"Selain teknologi produk ini adalah ramah lingkungan, kami juga membidik segmen pabrikan otomotif untuk penjualan grosir, " jelas Hendra Himawan, General Manager Sales Planning & Administration PT Sumi Rubber Indonesia, Sabtu (11/3/2017) malam.

Produk ramah lingkungan itu diberi nama seri Enasave EC300+. Ramah lingkungan yang dimaksud pada Enasave EC300+ adalah dari hulu ke hilir. Artinya, mulai proses produksi hingga pemakaian di jalan bahkan sampah atau ketika sudahh tak terpakai pun dinilai ramah lingkungan.

"Ban ini menggunakan bahan yang minim penggunaan fosil atau minyak dan zat kimia. Sehingga baik saat diproduksi maupun saat digunakan di jalan raya minim gas buang Co2, sehingga akan mengurangi penipisan lapisan ozon, " jelas Hendra.

Menurut Hendra, sistim ramah lingkungan memang baru di Indonesia, tapi di Jepang sudah diaplikasikan beberapa tahun lalu. Selain ramah lingkungan, Enasave EC300+ juga memiliki banyak kelebihan dibanding ban konvensional. Tak hanya soal kenyamanan, ban ini juga memberikan umur pemakaian yang lebih panjang, serta mampu menghemat konsumsi bahan bakar.

"Enasave EC300+ mampu meraih jarak tempuh lebih panjang 10 persen dari ban konvensional. Sementara untuk konsumsi bahan bakar, berdasar pengetesan bisa menghemat minimal 3 persen konsumsi bahan bakar," ungkapnya.

Selain itu, Enasave EC300+ mempunyai desain dengan pola telapak baru, dengan begitu ketika ban ini berputar suara bising tidak lagi tampak pada ban ini.

Dari sisi pengereman, jarak henti mobil yang menggunakan ban ini di jalan basah juga diklaim lebih pendek 13 persen dibanding ban di kelasnya.

"Enasave EC300+ tersedia dengan berbagai ukuran, mulai rim 14, 15, serta 16 dengan seri 50-70. Tipe ini banyak dipakai beberapa mobil yang banyak digunakan di Tanah Air, seperti Avanza, Xenia, Mobilio, Kijang Innova, Agya, Ayla, Calya, Sigra, BR-V dan sebagainya," ungkap Hendra.

Pihaknya juga memilih agresif ke pasar original equipment market (OEM) alias pabrikan otomotif. Tidak terbatas pada ritel. Terkait harga jual, Hendra mengakui jika dibanding ban konvensional, harga Enasave EC300+ memang lebih mahal, namun dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, pihaknya mengklaim harga tersebut lebih efisien.

Ditambahkannya, meski untuk saat ini penetrasi ban ramah lingkungan di pasar dalam negeri masih kecil, namun dia optimistis dalam beberapa tahun ke depan ban ramah lingkungan akan banyak diserap pasar.

"Kontribusi Enasave EC300+ terhadap penjualan saat ini masih kecil atau kurang dari 10 persen. Namun dalam lima tahun ke depan kami yakin akan booming," tandas Hendra.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help