Surya/
Grahadi

Pemprov Jatim

Gus Ipul: Kumpul Majelis Dzikir Tambah Ilmu dan Hidup lebih Barokah

“Uang itu bisa habis, sedangkan kebaikan tidak akan pernah habis, hilang atau rusak. Sehingga dengan kebaikan ini menjadikan hidup lebih barokah.”

Gus Ipul: Kumpul Majelis Dzikir Tambah Ilmu dan Hidup lebih Barokah
foto: Humas Pemprov Jatim
HaRLAH - Gus Ipul dalam acara Harlah Pondok Pesantren Tarbiyatul Qulub ke-XXIII, di JX International Surabaya, Sabtu (11/3/2017) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dengan berkumpul dalam majeliz dzikir, jemaah tak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memperoleh hidup lebih berkah atau barokah.

Yang terpenting dari semuanya adalah tambahnya ilmu bagi jemaah.

Sebab dengan ilmu tersebut bisa menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat.

“Kita semua berkumpul di majelis ini berharap ilmu semakin bertambah. Orang yang takut kepada Allah SWT adalah orang yang memiliki ilmu. Lewat majelis ini kita berharap mudah-mudahan ilmu kita semua yang bersumber dari Allah SWT dapat bertambah. Dengan ilmu itu bisa menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat,” ujar Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf saat menghadiri Harlah Pondok Pesantren Tarbiyatul Qulub ke-XXIII, di JX International Surabaya, Sabtu (11/3/2017) malam.

Disampaikan Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim, dengan ilmu yang diperoleh dari majelis dzikir juga dapat memudahkan jemaah untuk memahami mana yang baik dan buruk bagi dirinya.

Sedangkan dengan hidup yang barokah dapat membuat jemaah selalu diliputi dengan kebaikan dalam segala situasi.

“Uang itu bisa habis, sedangkan kebaikan tidak akan pernah habis, hilang atau rusak. Sehingga dengan kebaikan ini menjadikan hidup lebih barokah,” jelasnya.

Gus Ipul juga menekankan, Pemprov Jatim terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Dalam hal ini diperlukan adanya peran dari anak-anak sampai remaja, pemuda, dan perempuan. Sebab, ketiganya merupakan kekuatan kita dalam meningkatkan kualitas SDM.

“Anak-anak harus kita lindungi, pemuda harus difasilitasi agar bisa berprestasi. Perempuan harus diikutkan bagian terdepan dalam rangka mempercepat pembangunan. Karena kaum perempuan merupakan kekuatan yang luar biasa,” imbuhnya. (fai)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help