Surya/

Proliga 2017

Gresik Petrokimia Tumbang dari Pertamina Energi 3-0

Menurut Li Huanning Pelatih Gresik Petrokimia usai pertandingan, kekalahan yang dialami tim asuhannya terjadi lantaran para pemainnya tidak enjoy.

Gresik Petrokimia Tumbang dari Pertamina Energi 3-0
surya/fitra ariestianto
Skuad Gresik Petrokimi dalam Proliga 2017. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim putri Gresik Petrokimia harus tersungkur dipertandingan terakhir mereka di Proliga 2017 seri kedua putaran kedua di GOR Kertajaya Surabaya, Minggu (12/3/2017) malam, melawan Jakarta Pertamina Energi dengan skor 3-0 (25-22,25-15,25-12).

Dengan kekalahan ini, Gresik peluang Gresik untuk masuk ke final four harus ditahan terlebih dahulu karena masih harus menunggu hasil laga di seri ketiga putaran kedua di Malang pekan depan.

Padahal apabila dapat mengalahkan Pertamina Energi dilaga ini tim asuhan Li Huanning dipastikan mendapatkan tiket ke final four karena dilaga pertama di Surabaya mereka berhasil mengalahkan BNI Taplus, Jumat (10/3/2017) lalu dengan skor 3-0.

Menurut Li Huanning Pelatih Gresik Petrokimia usai pertandingan, kekalahan yang dialami tim asuhannya terjadi lantaran para pemainnya tidak bermain enjoy dan bermain dibawah tekanan.

Padahal sebelum berlaga dan saat time out pihaknya telah mengingatkan timnya agar bermain lepas tanpa menghiraukan siapa lawannya.

"Anak-anak terlalu banyak beban, padahal jika mereka bermain santai seperti biasa mereka akan dapat mengalahkan Pertamina Energi karena permainan Gresik juga sangat mumpuni. Namun karena mereka sudah down dulu akhirnya mereka kalah," ujar Li Huanning Pelatih Gresik, Minggu (12/3/2017) malam.

Pihaknya menjelaskan bahwa kondisi mental down yang dialami tim asuhannya terjadi lantaran Bunga Mitasari dkk terlalu memikirkan pertandingan berikutnya sebagai penentu masuk final four, alhasil tim asuhannya bermain dibawah tekanan dan banyak resive yang gagal.

"Setelah Popsivo menang mereka mikir macam-macam, karena mereka memikirkan pertandingan yang sebenarnya belum mereka jalani. Padahal selangkah lagi kami masuk final four yang menjadi target kami. Semoga di Malang kami bisa menemukan cara agar bermain lebih santai lagi," jelasnya.

Sementara itu, Pelatih Jakarta Pertamina Energi, Risco Herlambang mengaku bahwa pihaknya sempat cemas lantaran Gresik dinilai dalam performa terbaik mereka.

"Sebelumnya saya sebenarnya juga cemas. Takut kalau anak-anak mainnya tidak bagus. Karena saat ini Petro lagi bagus-bagusnya. Namun syukurlah tim dapat meraih kemenangan," tutur Risco.

Di Proliga 2017 di Malang pekan depan, Gresik Petrokimia akan menjalani laga berat melawan Jakarta Elektrik PLN, Sabtu (18/3/2017) dan Bandung Bank BJB Pakuan sehari setelahnya.

Pertandingan tersebut sangat menentukan nasib Gresik untuk lolos ke final four karena saat ini mereka berada diposisi empat dengan 16 poin dibawah Popsivo diurutan ketiga, Pertamina Energi di urutan kedua dengan 25 poin dan Elektrik PLN tetap menempati posisi puncak dengan 27 poin.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help