Surya/

Citizen Reporter

Berbagi ala Sedulur Never End

banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan kepedulian dengan sama ... inilah yang dilakukan Pak Aboe dan komunitas Sedulur Never End ...

Berbagi ala Sedulur Never End
istimewa
ilustrasi 

Reportase Ferry Alby
Mahasiswa Universitas Negeri Malang

MINGGU (5/3/2017) pagi, beberapa orang mulai menyambangi kediaman Pak Aboe di Tanjung Putra Yudha, Sukun, Malang. 

Pak Aboe, pria paro baya yang membantu pendidikan anak-anak kurang mampu inilah komunitas Dulur Never End (DNE) Malang ikut mengulurkan tangan bersama-sama berbagi.

Lebih dari setahun DNE menggeluti aksi sosial ini. Dengan anggota komunitas alumni SMKN 4 Malang, mereka memberikan apa yang bisa dibagi. Teras rumah menjadi saksi aksi sosial awal DNE, hingga akhirnya menjadi seperti saat ini.

Selain DNE, rumah Pak Aboe juga terbuka bagi komunitas atau organisasi lain yang ingin memberikan bantuan langsung, baik barang maupun tenaga.

Tak terkecuali UKM Penulis Universitas Negeri Malang (UKMP UM) yang pagi itu sengaja datang untuk menularkan ilmu literasi dan permainan edukatif.

Selain mengamalkan Tri Dharma PerguruanTinggi, UKMP UM juga membagikan kebahagiaan melalui kepedulian sosial terhadap sesama. Dengan tangan terbuka, Pak Aboe dan DNE menyambut antusias.

Lewat permainan edukatif berupa percobaan ilmiah sederhana dan mendeskripsikan benda secara acak, terlebih dahulu dilakukan permainan.

Selanjutnya, anak-anak belajar berliterasi sesuai keinginan mereka. Ada yang inginkan belajar membuat artikel, berpantun dan menulis puisi lewat bimbingan rekan-rekan DNE dan UKMP UM.

Di akhir kegiatan, karya mereka dikumpulkan dan ada penghargaan bagi karya terbaik.

Rio, siswa kelas enam SD, mampu mengunggul iteman-temannya dengan membuat puisi bertema dedikasi DNE yang selama ini membimbingnya. Tak pelak, suasana berubah menjadi sendu saat Rio membaca puisinya.

Bimbingan hari itu diakhiri dengan doa bersama. “Semoga anak-anak yang kelas enam nantinya lulus dengan nilai baik dan mampu meneruskan ke SMP yang diinginkan dengan mendapatkan beasiswa,” doa Pak Aboe.

Harapan Pak Aboe ini bukan tanpa alasan, mengingat tahun sebelumnya ada tiga anak yang diterima di SMP favorit melalui beasiswa.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help