Berita Sidoarjo

Bangun Industri Pengolahan Ikan, AKNS Latih Ibu-ibu Membuat Abon Bandeng

"Saya sendiri sebenarnya sudah punya usaha konveksi. Namun, saya juga tertarik bikin usaha abon bandeng ini," kata Elsi.

Bangun Industri Pengolahan Ikan, AKNS Latih Ibu-ibu Membuat Abon Bandeng
surya/irwan syairwan
Bambang Haryo demonstrasi memotong bandeng. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Selain Kota Delta dan Kota UMKM, Sidoarjo terkenal dengan julukan Kota Bandeng.

Namun ironis, Sidoarjo tak memiliki industri pengolahan ikan untuk membuat produk-produk panganan dari bandeng kawak para petambak Sidoarjo yang terkenal itu.

Untuk membangun industri pengolahan bandeng, Akademi Komunitas Negeri Sidoarjo (AKNS) diprakarsai anggota Komisi VI DPR RI Bambang Haryo bersama PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero menggelar pelatihan pengolahan bandeng kepada 80 ibu se-Sidoarjo, Jumat (10/3/2017).

Elsi Ika Susanti (42) sedang menyuwir-suwir ikan bandeng kawak di kampus AKNS di Sidokare.
Suwiran daging bandeng yang durinya sudah ia hilangkan itu akan dibuat menjadi abon bandeng.

Elsi adalah satu dari 80 peserta pelatihan pengolahan bandeng ini. Kepada Surya, Elsi mengatakan sangat tertarik membuka usaha pembuatan abon bandeng usai pelatihannya ini.

"Saya sendiri sebenarnya sudah punya usaha konveksi. Namun, saya juga tertarik bikin usaha abon bandeng ini," kata Elsi.

Elsi tak hanya sesumbar. Ia ternyata pengurus Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) Sidoarjo.

Hasil ilmu yang diperolehnya, akan ia bagikan kepada para anggota Perwira untuk dirembuk serta diwujudkan dalam bentuk produk abon bandeng menurut versinya nanti.

"Bandeng kan memang khasnya Sidoarjo. Pasti akan sangat prospektif jika dibuat sebagai makanan oleh-oleh buat wisatawan," sambungnya.

Anggota Komisi VI DPR RI, Bambang Haryo, menambahkan menggagas pelatihan ini untuk membangun industri pengolahan ikan di Sidoarjo.

Halaman
12
Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help