Persona

Prihandari Satvikadewi : Bimbel yang Efektif Butuh Guru yang Komunikatif

Bagi Vika Wisnu, bimbingan belajar seperti apapun tidak akan bisa berlangsung efektif apabila tenaga pengajar tidak komunikatif.

Prihandari Satvikadewi : Bimbel yang Efektif Butuh Guru yang Komunikatif
surabaya.tribunnews.com/Achmad Pramudito
Prihandari Satvikadewi atau Vika Wisnu 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kegiatan bimbingan belajar dipandang efektif jika mampu membangkitkan motivasi dan semangat anak untuk belajar. Karena itu, sosok pengajar dari lembaga bimbingan belajar ini tidak harus seorang yang berkualifikasi seorang guru. 

“Saya sudah buktikan, seorang yang punya tingkat keilmuan tertentu seperti guru belum tentu mampu memberi materi pemantapan pada siswa yang akan menghadapi ujian atau tes masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Sebaliknya, bisa jadi yang masih berstatus mahasiswa cara mengajarnya lebih bisa diterima daripada seorang guru,” tegas Prihandari Satvikadewi.

Menurut perempuan yang dikenal dengan nama Vika Wisnu ini, karena jarak usia yang tidak terlalu jauh antara mentor dan murid bisa jadi membuat materi yang diajarkan lebih mudah diterima.

“Mungkin karena pemakaian bahasa gaul yang akrab dengan keseharian murid maka justru lebih gampang menumbuhkan motivasi bagi murid itu,” ujarnya.

Dosen Komunikasi di FISIP Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ini sendiri mengaku tidak menyerahkan anaknya pada lembaga bimbingan belajar dan pilih mengajar sendiri kedua anaknya.

“Untuk materi pelajaran umum memang saya ajak anak untuk belajar sendiri di rumah dengan pengawasan dan arahan saya,” kata Vika.

Perempuan kelahiran Malang, 3 Maret 1974 ini menggunakan metode mengulang untuk setiap materi pelajaran yang sudah diperoleh di sekolah untuk dilakukan kembali di rumah.

“Jadi yang sudah didapat di sekolah saya minta dipelajari ulang di rumah,” ucap sarjana S1 Ilmu Komunikasi dari Universitas Airlangga (Unair) ini.

Ditekankan Vika, selama ini dia selalu membangkitkan kegairahan belajar bersama di rumah pada kedua anaknya.

“Tapi, untuk yang ekstra memang saya beri keleluasaan pada mereka memilih sesuai minat masing-masing,” imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help